IHSG Menguat ke Level 6632 pada Pembukaan Perdagangan Kamis

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 37,05 poin atau 0,56 persen ke posisi 6.632,83 pada perdagangan Kamis (3/9/2026) pagi. Pergerakan positif ini terjadi di tengah penguatan serentak pada bursa saham regional Asia.

Data Stockbit mencatat volume transaksi awal sesi mencapai 931,56 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp406,94 miliar dari 66,87 ribu kali frekuensi perdagangan. Indeks domestik bergerak menguat setelah pada penutupan hari sebelumnya berada di level 6.595,78.

Kenaikan indeks acuan nasional ini sejalan dengan tren positif bursa di kawasan regional Asia yang kompak melaju di zona hijau. Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat naik 0,59 persen ke posisi 64.705,50, sementara Hang Seng Hong Kong menguat 0,60 persen ke level 25.463,50. Indeks SSE Composite China juga menguat 0,55 persen ke 3.963,07 dan Straits Times Singapura naik 0,55 persen ke level 5.775,70.

Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru dibuka melemah pada pagi yang sama. Mata uang Garuda terkoreksi 40,40 poin atau 0,23 persen ke posisi Rp17.725 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.684,60.

Penguatan IHSG pagi ini melanjutkan laju pergerakan pasar saham yang sebelumnya bergerak bervariasi. Pada awal September, IHSG sempat melesat 1,14 persen ke level 6.599,94 meski terdapat sentimen penyesuaian indeks global MSCI terhadap sepuluh saham Indonesia. Total transaksi pada awal pekan tersebut mencapai Rp20,74 triliun dengan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin nilai perdagangan.

Lembaga analisis MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji rentang 6.635 hingga 6.666 sekaligus menutup area gap teknikal. Tim analis mencermati level support indeks berada pada area 6.476 dan 6.373, sedangkan titik resistance berada di 6.635 dan 6.705.

"Posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), sehingga terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6.635-6.666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu," tulis MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope Wave.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menilai batas 6.635 menjadi titik krusial bagi pergerakan indeks dalam jangka pendek. Jika IHSG mampu bertahan secara konsisten di atas level tersebut, indeks berpotensi menguji resistance selanjutnya di posisi 6.705.

"Jika tidak, diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran 6.535-6.635," jelas analis Phintraco dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed