Indeks Hang Seng Turun 0,4 Persen Pasca Kenaikan dan Debut Zhongji Innolight

Smallest Font
Largest Font

Indeks Hang Seng di Hong Kong turun sebesar 0,4 persen atau 108 poin ke posisi 25.750 pada Jumat, 31 Juli 2026, setelah kenaikan sebelumnya, dipengaruhi oleh debut saham Zhongji Innolight dan data manufaktur China yang kembali ke zona kontraksi.

Sentimen pasar melemah setelah Purchasing Managers' Index (PMI) resmi China pada Juli menunjukkan kontraksi, menimbulkan kekhawatiran perlambatan pemulihan ekonomi. Saham Zhongji Innolight yang baru melantai di bursa Hong Kong juga turun sekitar 2 persen ke harga HK$960 meski IPO-nya berhasil mengumpulkan sekitar HK$53,4 miliar, salah satu IPO terbesar di Hong Kong tahun ini.

Selain itu, saham sektor properti mengalami tekanan seiring analis memperingatkan potensi perlambatan rally perumahan di Hong Kong setelah semester pertama yang kuat. Namun, pasar IPO Hong Kong masih menjadi sorotan dengan rencana listing dari pengecer fesyen cepat Shein yang menarik perhatian investor.

Zhongji Innolight adalah produsen komponen optik untuk pusat data kecerdasan buatan dan infrastruktur cloud. Sahamnya menjadi yang paling aktif diperdagangkan kedua setelah Tencent dengan volume sekitar 12,2 juta saham senilai HK$11,5 miliar pada hari debutnya, menurut laporan RTHK.

Saham Xiaomi turun 7,9 persen, Tencent turun 0,9 persen, Meituan turun 3,2 persen, AIA turun 1,0 persen, dan Anta Sports turun 1,6 persen pada sesi tersebut, mencerminkan tekanan pada saham teknologi dan AI yang lebih luas di tengah aksi jual global di sektor teknologi.

New Oriental, penyedia layanan pendidikan, menjadi salah satu saham yang mencatatkan kenaikan signifikan hampir 19 persen pada Kamis setelah laporan keuangan kuartalannya yang lebih baik dari perkiraan, menunjukkan pergerakan harga saham yang sangat dipengaruhi oleh faktor spesifik perusahaan.

Data perdagangan juga menunjukkan bahwa indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,25 persen menjadi 8.644,71 poin, sementara indeks Hang Seng Tech turun 1,25 persen menjadi 4.803,77 poin, yang menunjukkan divergensi kinerja antara saham teknologi dan saham lainnya di Hong Kong.

Performa Hong Kong yang relatif lebih baik dibandingkan dengan pasar saham utama China daratan tercermin dalam penurunan indeks SSE Composite sebesar 0,62 persen pada sesi yang sama. Hal ini didorong oleh basis investor internasional yang lebih besar di Hong Kong untuk saham teknologi dan konsumen besar dibandingkan bursa domestik China.

Pasar juga menantikan hasil pertemuan Politburo China yang akan menentukan kebijakan ekonomi kuartal kedua 2026, di tengah harapan bahwa pemerintah akan melonggarkan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang melambat dan kinerja pasar saham yang tertinggal secara global.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed