Inflasi Produsen AS Mereda Bayangi Penutupan Variatif Pasar Keuangan RI

Smallest Font
Largest Font

Pasar keuangan Indonesia ditutup bervariasi pada Kamis (13/8/2026) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi akibat aksi rebalancing indeks MSCI, sementara nilai tukar rupiah dan SBN justru menguat di tengah melandainya inflasi produsen Amerika Serikat.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG merosot 72,08 poin atau 1,13 persen ke posisi 6.301,77 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.390,33. Tekanan jual yang kuat menyeret indeks mendekati level psikologis 6.200-an dengan nilai transaksi mencapai Rp13,61 triliun dan net foreign outflow sebesar Rp1,41 triliun.

Secara keseluruhan, sebanyak 474 saham tercatat melemah, 186 saham menguat, dan 303 saham stagnan dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp11.050 triliun. Pelemahan IHSG berlawanan dengan penguatan Wall Street yang ditopang oleh rilis data Producer Price Index (PPI) AS periode Juli yang tercatat flat atau 0 persen secara bulanan.

Secara tahunan, inflasi produsen AS melambat tajam dari 5,5 persen menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari perkiraan konsensus sebesar 4,9 persen. Pada saat yang sama, klaim awal tunjangan pengangguran AS naik menjadi 209.000 pada pekan yang berakhir 8 Agustus, menaikkan ekspektasi bahwa The Federal Reserve tidak perlu memperketat kebijakan moneter secara agresif.

Dari kawasan regional, inflasi produsen Jepang periode Juli turut melambat menjadi 7,2 persen secara tahunan, sementara estimasi pertumbuhan ekonomi Zona Euro kuartal II diperkirakan terkonfirmasi sebesar 0,4 persen secara kuartalan. Pelaku pasar keuangan domestik kini mencermati rilis data penjualan ritel AS serta agenda sidang tahunan MPR dan penyampaian nota keuangan di Gedung DPR RI pada Jumat (14/8/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed