Inter Milan Taklukkan Cagliari Satu Gol Tanpa Balas di Serie A

Smallest Font
Largest Font

Tembakan jarak jauh Hakan Calhanoglu memastikan kemenangan tipis Inter Milan 1-0 atas Cagliari dalam laga giornata kedua Liga Italia 2026/27 di Sardegna Arena, Senin. Hasil ini mengantarkan skuad asuhan Cristian Chivu ke puncak klasemen sementara dengan torehan enam poin dari dua laga.

Gol tunggal Nerazzurri tercipta saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Calhanoglu memaksimalkan umpan sodoran Nicolo Barella dari luar kotak penalti dengan melepaskan tendangan terukur ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Cagliari, Elia Caprile.

Inter mendominasi jalannya laga babak pertama melalui sejumlah peluang emas dari Lautaro Martinez dan Federico Dimarco. Namun, ketangguhan Caprile di bawah mistar gawang serta kurang klinisnya penyelesaian akhir Luis Henrique membuat skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Tekanan tim tamu berlanjut pada babak kedua lewat peluang Francesco Pio Esposito pada menit ke-59 yang masih belum membuahkan hasil. Menjelang akhir laga, Cagliari mulai bangkit menekan dan mendapat kesempatan melalui sundulan Gennaro Borrelli yang melenceng tipis dari gawang Inter.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyoroti proses integrasi bertahap untuk dua rekrutan anyar mereka, John Stones dan Curtis Jones, yang diturunkan sebagai pemain pengganti di babak kedua.

"Para pemain baru baru saja datang. Bermain di lapangan tertentu dengan tekanan tertentu adalah makanan sehari-hari mereka," kata Chivu.

Ia menambahkan bahwa penyesuaian fisik dan taktik menjadi alasan utama keduanya belum masuk dalam daftar starter pada laga di Sardinia ini.

"Namun, Stones perlu memulihkan kebugarannya, dan Jones perlu beradaptasi dengan permainan kami. Sikap mereka tidak ada yang perlu dikritik; mereka adalah dua pemain teladan, dan kami senang memiliki mereka," ujar Chivu.

Selain masalah kebugaran, Chivu terpaksa menggeser posisi Benjamin Pavard ke bek sayap akibat keterbatasan pilihan di lini belakang, sembari merombak komposisi tim pasca-kehilangan lima pemain kunci di bursa transfer.

"Karena [Andy] Diouf menunjukkan tanda-tanda peningkatan, pada akhirnya kami memilih profil yang lebih defensif di sayap kanan. Di lini tengah, kami sudah memikirkan Curtis sejak beberapa waktu lalu karena kepribadiannya, intensitasnya, kualitasnya, dan ketenangannya. Kami punya lini tengah berisi para pemain hebat; tugas saya adalah memilih yang terbaik dan membuat semua orang senang," jelas Chivu.

Pelatih asal Rumania tersebut juga mengevaluasi penurunan performa anak asuhnya pada menit-menit akhir pertandingan akibat kegagalan mengunci kemenangan lebih awal.

"Ini adalah laga klasik ketika jika Anda tidak membunuh pertandingan, Anda bisa mendapat masalah. Kami sedikit terpecah dalam menit-menit akhir, kami bingung dan kehilangan jarak, tetapi kami mampu bertahan," aku Chivu.

Meskipun demikian, ia tetap bersyukur timnya sanggup mengamankan poin penuh sebelum mengalihkan fokus ke ajang Liga Champions.

"Kalau ada satu penyesalan, itu adalah kami tidak menuntaskan laga dari banyak peluang yang kami miliki, dan kemudian kami mampu berjuang sampai akhir. Mengingat kondisi kami saat ini, kami meninggalkan Cagliari dengan kemenangan, dengan beberapa menit tambahan untuk para pemain yang datang dari Piala Dunia," kata Chivu.

Berbekal dua kemenangan beruntun di kancah domestik, Inter Milan dijadwalkan bersiap melakoni laga tandang melawan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu.

"Kami akan bermain di Madrid. Kami ingin kompetitif dan kami kurang lebih tahu berapa banyak poin yang kami buduhkan untuk menghindari babak play-off," pungkas Chivu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed