Investor Asing Terus Jual Saham Meski IHSG Menguat di Agustus 2026
Investor asing masih melanjutkan aksi jual saham di pasar domestik dengan nilai jual bersih mencapai Rp72,987 triliun sepanjang 2026, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal Agustus menunjukkan penguatan.
Dalam pekan 27–31 Juli 2026, investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp250,58 miliar, sementara IHSG menguat 0,64% atau naik ke level 6.236,126 pada penutupan perdagangan Jumat (31/7/2026), demikian menurut Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad.
Kenaikan indeks ini turut meningkatkan kapitalisasi pasar BEI sebesar 0,48% menjadi Rp10.923 triliun dari Rp10.870 triliun pekan sebelumnya. Namun, aktivitas perdagangan justru menurun, dengan nilai transaksi harian rata-rata turun 21,86% menjadi Rp15,44 triliun dan volume transaksi menyusut 31,23% menjadi 30,04 miliar lembar saham.
Meski investor asing masih mencatatkan net sell di pasar secara keseluruhan, penguatan IHSG pada perdagangan Rabu (5/8/2026) lebih banyak didukung oleh beli domestik, dengan indeks ditutup naik 0,49% ke 6.351,13, menurut data Bursa Efek Indonesia melalui RTI Business.
Aktivitas perdagangan pada hari tersebut juga cukup ramai dengan volume mencapai 40,35 miliar saham dan nilai transaksi Rp14,92 triliun.
Investor asing tetap melakukan penjualan bersih di sejumlah saham blue chip, terutama saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang menjadi paling banyak dilepas dengan nilai Rp157,93 miliar, diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp138,01 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp84,95 miliar.
Aksi jual asing juga terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp84,41 miliar dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp44,89 miliar.
Namun, di sektor pertambangan, investor asing justru mencatatkan pembelian bersih yang signifikan. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi saham yang paling banyak diborong asing dengan nilai beli bersih Rp180,55 miliar, diikuti PT Timah Tbk (TINS) Rp122,67 miliar dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp88,59 miliar.
Selain itu, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) juga masuk dalam daftar pembelian bersih investor asing.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow