Irak Sita Rp177 Miliar dan Aset dari Eks Wakil Menteri Migas

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Irak menyita uang tunai sekitar Rp177 miliar, 35 properti, dan enam kendaraan mewah dari mantan direktur kantor wakil menteri perminyakan, Alaa Mohsen Khalaf, dalam penyelidikan korupsi besar-besaran. Selain itu, mantan Wakil Menteri Perminyakan Adnan al-Jumaili juga tengah ditahan atas tuduhan penyalahgunaan dana publik dan pemberian kontrak ilegal. Seorang hakim di Pengadilan Kriminal Pusat Baghdad menyatakan, "Otoritas menyita 7 miliar dinar Irak, senilai sekitar US$5,3 juta (Rp93,81 miliar), dan US$5,5 juta (Rp97,35 miliar) lainnya dalam mata uang AS dari terdakwa Alaa Mohsen Khalaf."

Kasus ini menjadi bagian dari kampanye besar yang diluncurkan pemerintah Irak sejak 28 Juni untuk memberantas korupsi di sektor keuangan dan administratif.

Dewan Kehakiman Tertinggi Irak mengumumkan bahwa selain uang tunai, 35 properti dan enam kendaraan milik Khalaf sudah resmi disita, sementara proses penyelidikan masih berlangsung. Kampanye ini telah memulihkan lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp17,7 triliun dalam bentuk dana publik, aset keuangan, dan real estat yang diperoleh secara ilegal, menurut juru bicara pemerintah Irak, Haider al-Aboudi.

"Korupsi adalah jaring yang sangat mengakar yang menghubungkan uang, struktur administratif, dan pengaruh," ujar Haider al-Aboudi. Operasi ini menargetkan pejabat, mantan pejabat, anggota parlemen, dan pengusaha, khususnya di sektor perminyakan yang menjadi sumber utama pendapatan negara.

Kampanye ini juga memanfaatkan kesaksian mantan Wakil Menteri Perminyakan Adnan al-Jumaili, yang telah dipecat dan ditahan sejak Juni atas tuduhan pemborosan dana dan manipulasi kontrak. Haider al-Aboudi menambahkan, pemerintah berupaya mencegah korupsi secara sistemik dengan otomatisasi dan digitalisasi proses administrasi serta pengawasan kontrak pengadaan publik. Pemerintah Irak juga menerapkan Undang-Undang Pelapor yang memberikan imbalan hingga 5% dari dana yang berhasil dipulihkan bagi pelapor yang terbukti memberikan informasi valid.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed