Iran Kembangkan Sistem Pertahanan Udara Baru Tanpa Tandingan Asing

Smallest Font
Largest Font

Iran tengah mengembangkan sistem pertahanan udara baru yang sepenuhnya dirancang dan dibangun di dalam negeri, diklaim tidak memiliki tandingan asing, kata Brigadir Jenderal Alireza Elhami, Komandan Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Darat Iran. Sistem ini mulai diwujudkan menjadi produk operasional dan akan memasuki tahap produksi setelah melalui evaluasi teknis dan hukum yang ketat. Sebelumnya, sistem pertahanan buatan dalam negeri ini telah digunakan dalam perang 40 hari, berperan dalam menghadapi lebih dari 200 pesawat musuh.

Elhami menjelaskan keunggulan sistem ini terletak pada keterbatasan informasi yang diketahui musuh tentang spesifikasi dan cara kerja, sehingga mereka kesulitan menghadapi sistem pertahanan Iran.

Brigadir Jenderal Mohammad Reza Naqdi, penasihat senior Komandan IRGC, menyatakan Iran masih mengandalkan perang konvensional dengan dukungan drone dan rudal, namun siap beralih ke perang asimetris jika situasi memaksa. Perang asimetris yang dimaksud melibatkan serangan ke target ekonomi Amerika Serikat di seluruh dunia tanpa menggunakan rudal balistik.

Naqdi juga mengungkap pengalaman perang selama lima bulan melawan Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa AS tidak sekuat yang diperkirakan Iran, memberikan keuntungan strategis bagi Iran untuk menambah pengalaman tempur dan menguras sumber daya AS. Ketegangan antara Iran dan AS masih berlanjut dengan berbagai upaya diplomasi yang belum membuahkan hasil permanen.

Iran menegaskan tetap mengelola keamanan dengan kemampuan militer yang ada dan belum melihat kebutuhan mendesak untuk perang asimetris saat ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed