Jensen Huang Perkuat Kerja Sama Teknologi dan Robotik di Korea Selatan

Smallest Font
Largest Font

CEO Nvidia Jensen Huang melakukan kunjungan bisnis selama empat hari ke Korea Selatan mulai Jumat, 5 Juni 2026, untuk memperkuat kolaborasi sektor kecerdasan buatan dan robotik bersama sejumlah pimpinan perusahaan teknologi terkemuka setempat.

Kunjungan kedua dalam tujuh bulan terakhir ini menyasar penguatan kemitraan strategis dengan raksasa industri seperti Hyundai Motor, LG, SK Hynix, Samsung Electronics, dan Naver demi mengoptimalkan rantai pasok teknologi global.

Sektor manufaktur dan produksi chip di Korea Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk mengadopsi perkembangan kecerdasan buatan (AI) serta sistem robotika modern dalam lini industri mereka.

"Korea adalah pusat manufaktur dunia. Karena itu, kami dapat menerapkan teknologi robotika dan physical AI yang kami kembangkan untuk industri di sini," kata Jensen Huang, CEO Nvidia seperti dikutip dari Reuters.

Nvidia saat ini tengah memperluas penetrasi bisnisnya di negara tersebut, termasuk dengan memulai perekrutan tenaga kerja baru untuk pusat penelitian dan pengembangan (R&D) yang sedang dibangun di Seoul.

"Saya membawa banyak bisnis untuk Korea. Saya juga punya beberapa kejutan," ujarnya saat merespons pertanyaan mengenai komitmen investasinya.

Permintaan pasar yang melonjak tinggi terhadap produk AI generasi terbaru membuat Nvidia membutuhkan pasokan komponen High Bandwidth Memory (HBM) yang lebih masif dari para produsen lokal.

"Teman-teman saya di sini memiliki tahun yang sangat baik, tetapi ini baru permulaan," katanya di hadapan para mitra bisnis dalam sebuah jamuan makan malam.

Teknologi memori generasi berikutnya menjadi fokus utama karena platform AI masa depan milik Nvidia, Vera Rubin, memerlukan dukungan optimal dari vendor yang telah memenuhi kualifikasi.

"Ketiga vendor sudah memasuki tahap produksi dan semuanya berlomba mendukung Vera Rubin," ujarnya menegaskan kesiapan Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron.

Di sela agenda bisnisnya di Distrik Mapo, Seoul, Huang juga menghadiri pertemuan informal dan makan malam santai bersama Ketua SK Group Choi Tae-won, Ketua LG Group Koo Kwang-mo, dan pendiri Naver Lee Hae-jin.

"HBM adalah milikku," kata Jensen Huang bercanda saat Ketua Choi Tae-won memperlihatkan sampel chip HBM SK hynix kepada publik dan media.

Suasana santai tersebut diwarnai momen keakraban saat Huang berulang kali meneriakkan kecintaannya terhadap komponen memori yang menjadi kunci performa prosesor AI Nvidia.

"Aku suka HBM! Beri aku lebih banyak HBM!" cetus Huang di tengah acara makan malam bersama tersebut.

Selain membahas pasokan memori, Huang menyempatkan diri mengunjungi sebuah warnet untuk bertemu dengan para pemain e-sports, termasuk bintang tim T1, Lee Sang-hyeok atau Faker, ditemani putrinya Madison Huang.

"Naver akan mentraktir semua orang di sini!" seru Huang saat menikmati kuliner lokal di sebuah restoran ayam goreng, di mana seluruh tagihan pelanggan kemudian dibayar oleh Ketua Naver Lee Hae-jin menggunakan Naver Pay.

Pada kunjungan terpisah di Taiwan dalam acara Computex Week, Huang juga memberikan apresiasi tinggi kepada Marvell Technology, perusahaan desain chip yang didirikan oleh Sehat Sutardja, Pantas Sutardja, dan Wili Dai.

"Jika Anda melihat masalah komputasi, dan dibagikan ke beberapa bagian, kemudian didistribusikan ke penjuru data center, hal yang paling penting adalah konektivitas. Ini adalah alasan Matt sukses. Alasan Marvell sangat penting," kata Huang memuji arsitektur jaringan data center Marvell.

Nvidia sebelumnya telah berkomitmen menanamkan investasi sebesar US$ 2 miliar di Marvell Technology, yang sahamnya dijadwalkan masuk ke dalam indeks S&P 500 pada 22 Juni 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed