Kabareskrim Polri Minta Maaf ke Komisi III DPR atas Absen Rapat Konflik Agraria
Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menyampaikan permintaan maaf kepada Komisi III DPR karena sempat absen dalam rapat pembahasan konflik agraria, yang menyebabkan penundaan sidang pada Kamis (20/8). Rapat tersebut akhirnya digelar pada Rabu (26/8).
Syahardiantono menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghindari rapat, melainkan ingin memastikan persiapan yang matang agar dapat menyampaikan solusi konkret, bukan sekadar laporan administratif.
"Sebelum kami mulai, perkenankan kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidakhadiran kami pada jadwal rapat yang sebelumnya," ujar Syahardiantono, Kabareskrim Polri.
Ia menjelaskan bahwa penundaan diusulkan untuk memastikan Polri hadir dengan persiapan yang optimal, termasuk membawa solusi nyata bagi sengketa agraria yang ditangani oleh polda jajaran.
"Kami meminta penundaan bukan untuk menghindari rapat, tetapi untuk memastikan bahwa saat kami hadir, kami tidak hanya membawa laporan administrasi melainkan membawa solusi konkret bagi sengketa agraria yang ditangani oleh polda jajaran," kata Syahardiantono.
"Kami sangat menghormati forum yang terhormat ini," imbuhnya.
Dalam rapat tersebut, Syahardiantono didampingi oleh Wakabareskrim Irjen Nunung Syaifudin dan Dirtipidum Brigjen Wira Satya Triputra. Ia memaparkan data 147 kasus dugaan kriminalisasi dari 12 provinsi, dengan mayoritas kasus berasal dari sektor perkebunan (118 kasus), diikuti tambang (21 kasus), dan kehutanan (8 kasus).
"Dalam menyelesaikan sengketa yang meluas ini, Polri memegang teguh prinsip keadilan yang berimbang, yaitu mendengar dari semua pihak secara langsung," tutur Syahardiantono.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow