Kabinet Bayangan Buka Peluang Tokoh Bangsa Jadi Dewan Pengawas
Kabinet Bayangan merencanakan perluasan jajaran penasihat dengan membuka kesempatan bagi para tokoh bangsa untuk bergabung sebagai pengawas internal sejak Sabtu, 8 Agustus 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat masukan moral serta pengawasan terhadap jalannya kelembagaan tersebut.
Inisiatif perluasan fungsi penasihat ini mengemuka usai pembentukan Kabinet Bayangan pada pertengahan Juli 2026. Saat ini, terdapat tiga tokoh yang telah mengisi Panel Seleksi, yakni Guru Besar Hukum Kelembagaan Negara FH UGM Zainal Arifin Mochtar, Pendiri PSHK Bivitri Susanti, serta mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas.
Sekretaris Kabinet Bayangan Ahmad Jilul QF mengonfirmasi adanya rencana pengembangan peran dari para senior yang berada di panel seleksi tersebut.
"Ada pikiran dari teman-teman untuk bahkan meng-upgrade panel ini, para senior ini. Jadi, kami akan mencari tokoh-tokoh bangsa yang bisa menjadi jangkar moral dan kedua bisa memantau kami. Jadi, kami rencanakan akan expand nih, jadi tidak cuma tiga orang ini," ujar Seskab Kabinet Bayangan Ahmad Jilul QF dalam siaran YouTube SindoNews.
Pihaknya menegaskan keterbukaan bagi figur independen dari luar lingkup politik praktis untuk memberikan pandangan akademis dan kebangsaan.
"Kita cari juga yang bukan orang politik. Jadi, bisa jadi ke depan yang tiga ini akan bertambah kalau ada tokoh bangsa yang ingin menjadi advisor bagi kami, kami akan sangat welcome. Secara tidak langsung akan menjadi 'dewan pengawas'," kata Jilul.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow