Kanada Cukur Qatar Enam Gol Tanpa Balas di Piala Dunia 2026
Tim nasional pria Kanada menorehkan sejarah dengan meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia setelah mencukur Qatar dengan skor 6-0 pada laga kedua Grup B di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Jumat (19/6) pagi WIB.
Kemenangan telak tuan rumah diraih melalui trigol Jonathan David, satu gol Cyle Larin, satu gol Nathan Saliba, serta gol bunuh diri Mohammed Manai. Tambahan tiga poin ini mengantarkan Kanada naik ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin, unggul selisih gol dari Swiss yang mengantongi poin sama.
Pertandingan babak kedua sempat diwarnai insiden cedera parah yang menimpa gelandang kunci Kanada, Ismael Kone, akibat tekel keras dari belakang oleh pemain Qatar, Assim Madibo, pada menit ke-51. Wasit Cristian Garay yang awalnya memberikan kartu kuning mengubah keputusannya menjadi kartu merah setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR), sehingga Qatar harus bermain dengan sembilan orang setelah sebelumnya Homam Elamin juga diusir pada babak pertama.
Rekan setim Jay Idzes di klub tersebut langsung ditandu keluar lapangan oleh tim medis dalam kondisi stabil sambil diberikan oksigen serta sempat memberikan isyarat jempol kepada para pendukung. Posisinya kemudian digantikan oleh Nathan Saliba yang langsung mencetak gol keempat Kanada melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-64.
Keberhasilan mencetak tiga gol dalam pertandingan ini membuat Jonathan David menjadi pemain pertama dari negara tuan rumah yang membukukan hat-trick di Piala Dunia sejak tahun 1966. Berdasarkan statistik dari GOAL, performa agresif Kanada di babak pertama juga membuat mereka sukses melepaskan delapan tembakan tepat sasaran ke gawang Qatar, sebuah catatan yang belum pernah terjadi lagi di turnamen ini sejak 1994.
Pelatih tim nasional Kanada, Jesse Marsch, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang dinilai sukses menunjukkan performa luar biasa di hadapan publik sendiri.
"Kami ingin memainkan jenis sepak bola yang akan membangkitkan semangat penonton. Kami ingin menunjukkan bakat dan mentalitas yang kami miliki," kata Jesse Marsch seperti dilansir dari laman resmi FIFA melalui ANTARA.
Marsch menambahkan bahwa kehadiran 55.000 penonton langsung di stadion merepresentasikan dukungan masif dari seluruh masyarakat Kanada.
"Akan ada 40 miIiar warga Kanada yang seolah-olah berada di stadion hari ini. 55.000 orang ini yang menyaksikan langsung di stadion beruntung dan mereka menyaksikan penampilan yang luar biasa," ujar Jesse Marsch.
Di sisi lain, penyerang Kanada Cyle Larin menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan pembuktian kualitas timnya di level internasional.
"Banyak pemain yang datang dari antah berantah. Kami menunjukkan semangat juang yang kami miliki. Kami menunjukkan bahwa kami mampu tampil di panggung dunia. Kami baru saja memulai," kata Cyle Larin.
Larin mengakui insiden yang menimpa Kone sempat memengaruhi kondisi emosional tim, namun para pemain tetap fokus menyelesaikan pertandingan sebelum bersiap menghadapi Swiss di laga pamungkas grup.
"Kami baru saja memulai," kata Cyle Larin.
| Pos | Tim | Main | M | S | K | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kanada | 2 | 1 | 1 | 0 | +6 | 4 |
| 2 | Swiss | 2 | 1 | 1 | 0 | +1 | 4 |
| 3 | Bosnia dan Herzegovina | 2 | 0 | 1 | 1 | -1 | 1 |
| 4 | Qatar | 2 | 0 | 1 | 1 | -6 | 1 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow