Kebakaran Taman Nasional Tambora Meluas Hingga Ratusan Hektare
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tambora meluas setelah titik api baru kembali muncul di wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Kore dan SPTN II Pekat, Minggu (13/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Titik api di wilayah SPTN I Kore Resor Piong terpantau sejak 9 September 2026 dari Jalur Hutan Tanaman Industri (HTI) Labu Nae hingga Doro Tabe Nae. Kobaran api terus bergerak ke arah selatan dan barat daya mendekati Pos 2 dan Pos 3 Jalur Pendakian Piong.
"Berdasarkan pemantauan dan pengukuran terakhir pada 11 September 2026, area terdampak teridentifikasi sekitar 358,16 hektare," ungkap Abdul melalui siaran pers, Minggu (13/9/2026).
Proses pemadaman menghadapi rintangan berat karena lokasi kebakaran sulit dijangkau kendaraan. Tim pemadam harus berjalan kaki selama 5 hingga 6 jam menembus jurang, punggungan bukit, serta medan terbuka untuk sampai ke titik api.
"Petugas tetap berupaya maksimal meskipun akses menuju lokasi cukup berat. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas karena kondisi angin, medan, dan jarak tempuh sangat menentukan langkah pemadaman di lapangan," tutur Abdul.
Kebakaran lain yang terjadi di Jalur Pintu Walet Timur Hodo, Grid 67-68, Zona Rimba pada Jumat (11/9/2026) turut menghanguskan lahan seluas 37,34 hektare. Petugas berupaya memadamkan api secara manual sekaligus membuat sekat bakar di sekitar area terdampak.
"Vegetasi terdampak antara lain ilalang, serasah, semak belukar, kesambi, luhu, sonokeling, safari bura, dan saroe," jelas Abdul.
Pihak pengelola menduga peristiwa di Resor Piong dipicu aktivitas penggembalaan ternak, seperti penggunaan api untuk menggiring hewan atau memicu pertumbuhan tunas baru. Sementara di lokasi SPTN II Pekat, tim menemukan sisa pengasapan atau umban yang biasa dipakai pencari madu.
"Temuan-temuan tersebut menjadi salah satu bahan pendalaman terkait dugaan penyebab kebakaran," tutur Abdul.
Penyebab pasti beserta pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran ini masih berada dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow