Kecanduan Video Pendek Merusak Kognitif Remaja dan Dewasa

Smallest Font
Largest Font

Kemunculan platform media sosial yang menyajikan video singkat berdurasi beberapa menit memicu persoalan psikologis baru. Fenomena yang dikenal sebagai kecanduan video pendek atau Short Video Addiction (SVA) ini terbukti memengaruhi fungsi kognitif penggunanya. Dampak kecanduan tersebut berpotensi merusak proses mental internal individu.

Hal ini mencakup gangguan pada cara seseorang berpikir, mengingat, memproses informasi, mempertahankan perhatian, hingga membuat keputusan penting. Seperti dilansir dari Detikcom, kesimpulan tersebut terungkap dalam studi bertajuk Short video addiction and its impact on cognitive functioning in adolescents and youth: a systematic review oleh Mona, A, et al. Peneliti menganalisis sebanyak 23 riset terkait untuk melihat dampak SVA pada remaja maupun dewasa.

Berdasarkan hasil analisis sistematis tersebut, terdapat empat dampak utama yang memengaruhi kemampuan kognitif akibat konsumsi video pendek secara berlebihan.

1. Penurunan Kontrol Perhatian

Kecanduan video pendek membuat seseorang kesulitan mengarahkan serta mempertahankan fokus pada satu aktivitas tertentu. Kemampuan untuk mengalihkan konsentrasi secara sengaja saat dibutuhkan menjadi terhambat.

2. Pelemahan Pengendalian Diri

Studi mengonfirmasi bahwa kemampuan mengendalikan diri berperan sebagai benteng utama dari ancaman kecanduan. Seseorang dengan kontrol diri rendah lebih rentan mengalami penggunaan impulsif, gangguan fokus, dan pemakaian media sosial secara kompulsif.

3. Gangguan Pengambilan Keputusan

Riset terhadap kelompok mahasiswa menunjukkan bahwa pola penggunaan video adiktif mengganggu mekanisme pengambilan keputusan. Tayangan berdurasi singkat memicu sensitivitas terhadap imbalan instan yang memprioritaskan kepuasan secara cepat.

4. Defisit Memori dan Gangguan Mental

Penggunaan berlebih pada platform seperti TikTok berkaitan langsung dengan penurunan kapasitas memori inti. Selain menurunkan fungsi ingatan, kondisi ini beriringan dengan timbulnya gejala depresi, kecemasan, hingga stres.

Para peneliti mencatat bahwa dampak langsung dari kecanduan video pendek mungkin tidak selalu signifikan secara statistik. Namun, pengaruh tidak langsung yang muncul akibat kognisi terganggu dan saturasi informasi dapat berakibat fatal bagi kesehatan otak.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed