Kecelakaan Max Verstappen Picu Bendera Merah di F1 GP Belanda 2026

Smallest Font
Largest Font

Sesi balapan Formula 1 Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Zandvoort terpaksa dihentikan sementara lewat pengibaran bendera merah pada lap ketiga akibat kecelakaan hebat yang dialami pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, pada lap pertama.

Verstappen kehilangan kendali atas mobilnya di lintasan yang masih basah pada tikungan terakhir sebelum menghantam pembatas beton dengan keras. Meski kendaraan mengalami kerusakan parah hingga pembalap Audi Gabriel Bortoleto turut meliuk di belakangnya untuk menghindar, Verstappen mengonfirmasi kondisi dirinya baik-baik saja melalui radio tim.

Peristiwa ini menjadi penutup mengecewakan bagi pembalap tuan rumah tersebut pada penyelenggaraan edisi terakhir GP Belanda. Penyelenggara lokal sebelumnya mengonfirmasi bahwa kontrak Sirkuit Zandvoort resmi berakhir pada 2026 dan tidak diperpanjang karena pertimbangan risiko finansial.

"Ini pasti akan dirindukan, tentu saja," kata Verstappen, juara dunia empat kali.

Sirkuit legendaris di kawasan pesisir Laut Utara tersebut pertama kali menggelar kejuaraan F1 pada 1952 dan menjadi salah satu lintasan tersingkat dengan karakteristik klasik yang disukai para pembalap.

"Selalu sangat menyenangkan mengemudi di sini. Bahkan jika saya bukan orang Belanda, Anda tahu, mengemudi di sini akan selalu luar biasa. Dan, tentu saja, bagi saya sebagai orang Belanda, itu menjadikannya ekstra spesial," ujar Verstappen.

Sebelum insiden terjadi, hujan deras sempat mengguyur sirkuit sekitar 45 menit sebelum start meski akhirnya mengering sehingga para pembalap dapat memulai balapan dengan ban kering (slicks). Balapan direncanakan berlanjut melalui skema start berdiri sesuai posisi lap pertama.

"Ini tata letak yang keren. Sangat memuaskan jika Anda melakukannya dengan benar... ini mengemudi ala sekolah lama yang sesungguhnya. Ini pasti salah satu lintasan terbaik di kalender dibandingkan dengan beberapa lintasan yang kita kunjungi sekarang yang... Saya tidak akan menyebutkan nama, tetapi mereka kurang memiliki karakter," tutur Verstappen.

Pembalap McLaren, Lando Norris, yang memegang posisi terdepan saat bendera merah berkibar, turut menyampaikan pandangannya mengenai berakhirnya kontrak sirkuit bersejarah tersebut.

"Saya suka acara itu sendiri, para penggemar. Meskipun kebanyakan dari mereka ada di sini untuk satu pembalap, ini selalu merupakan acara yang menyenangkan, suasana yang baik, semangat yang baik, dan itulah yang Anda inginkan," kata Norris.

Norris memimpin balapan di depan Andrea Kimi Antonelli dan George Russell dari tim Mercedes saat dihentikan. Sementara itu, Lewis Hamilton yang berada di posisi keenam sempat terlibat benturan roda dengan Verstappen di awal lomba.

"Saya lebih suka pergi ke balapan yang lebih kecil di mana para penggemar lebih bersemangat dan acaranya lebih baik daripada tempat lain yang kurang memiliki hal tersebut. Jadi, ini pasti ada di atas dan jauh lebih baik daripada banyak balapan yang kita miliki di kalender bahkan saat ini," ujar Norris.

Ia pun menyayangkan keputusan penghentian kontrak Sirkuit Zandvoort dari kalender Formula 1.

"Sangat disayangkan, tetapi itu juga bukan pilihan kami. Saya pikir jika itu pilihan pembalap, kami mungkin ingin mempertahankannya," tutur Norris.

Sirkuit Zandvoort juga mencatatkan rekor khusus sebagai salah satu trek yang belum pernah dimenangi Lewis Hamilton di ajang F1, meski pembalap Ferrari tersebut memiliki kenangan manis di sana.

"Ini adalah sirkuit yang luar biasa," kata Hamilton.

Hamilton menegaskan bahwa dukungan penonton di Belanda memberikan warna tersendiri bagi atmosfer balapan.

"Penonton yang hebat, tentu saja. Sangat spesial, terutama bagi Max karena dia memiliki dukungan yang luar biasa sepanjang akhir pekan, tetapi mereka benar-benar menciptakan suasananya," ujar Hamilton.

Balapan GP Belanda 2026 dilanjutkan kembali dengan posisi sepuluh besar dipimpin oleh Lando Norris, disusul Andrea Kimi Antonelli, George Russell, Charles Leclerc, Oscar Piastri, Lewis Hamilton, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Pierre Gasly, dan Franco Colapinto.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed