Kemarau Panjang Surutkan Sungai, Pengangkutan Kondensat Bangkanai Beralih Metode

Smallest Font
Largest Font

Kemarau panjang di Kalimantan Tengah mulai memengaruhi operasi hulu minyak dan gas, khususnya pengangkutan kondensat dari Lapangan Bangkanai yang mengalami kendala karena debit sungai menyusut. Kondensat selama ini dialirkan melalui pipa sepanjang sekitar 200 kilometer menuju tongkang, tetapi kemarau membuat sungai surut sehingga tongkang tidak dapat beroperasi normal. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan kondisi tersebut pada Minggu (23/8/2026) kepada Menteri ESDM dan jajaran pimpinan.

"Sehubungan dengan kemarau panjang, sungai di Kalimantan airnya surut sehingga barge/tongkang yang biasa digunakan untuk menampung kondensat melalui pipa sepanjang kurang lebih 200 kilometer dari Lapangan Bangkanai tidak bisa digunakan," ujar Djoko.

Meski demikian, pengangkutan kondensat tidak berhenti karena Medco dan SKK Migas menyiapkan skema alternatif untuk menjaga kelancaran produksi. Sekitar 600 BOPD kondensat kini diangkut menggunakan truk tangki dan kemudian dibawa dengan LCT ke lokasi sungai atau pelabuhan yang masih dapat dilayari kapal tersebut.

Skema ini penting untuk mempertahankan lifting migas di tengah kondisi alam yang menantang. Djoko menyampaikan harapan agar kemarau segera berakhir agar debit sungai kembali normal dan kebakaran di sejumlah wilayah dapat dipadamkan.

"Mohon doa kemarau segera berakhir, hujan datang agar sungai-sungai ada airnya lagi dan kebakaran padam," ujar Djoko. Kondisi ini menunjukkan bahwa faktor cuaca dan lingkungan dapat langsung memengaruhi rantai logistik dan produksi migas, sehingga koordinasi dan langkah cepat sangat diperlukan. Djoko menutup laporannya dengan semangat optimistis, "Bersama kita: Doa & BISA. Lifting naik: BISA, BISA, BISA."

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed