Kemenkes Terbitkan Izin 25 Prodi PPDS Hospital Based Baru
Pemerintah resmi menerbitkan izin operasional bagi 25 program studi baru Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit atau hospital-based guna memprioritaskan pemenuhan tenaga medis di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar, dilansir dari Detik Health. Langkah strategis yang diambil Kementerian Kesehatan melalui program PPDS di Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama dirancang demi memangkas defisit dokter spesialis nasional yang saat ini diperkirakan mencapai sekitar 65.000 tenaga medis. Ekspansi tersebut menambah deretan fasilitas penunjang yang telah berjalan sejak 2024 di enam rumah sakit, sehingga total secara keseluruhan kini menyentuh angka 31 program studi PPDS hospital-based.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa rincian 25 program studi baru pada gelombang pertama tahun 2026 ini mencakup 11 bidang spesialis dasar serta 14 bidang khusus yang berfokus pada penanganan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi.
Guna menjaga standar mutu akademis dan kualifikasi lulusan, seluruh rangkaian pendidikan diselenggarakan di rumah sakit pendidikan yang berkolaborasi langsung bersama sembilan perguruan tinggi negeri unggulan seperti UNAIR, UNPAD, UNS, UNDIP, UNHAS, USU, UNUD, UB, dan UI. Pemerintah memastikan bahwa skema pengembangan sistem pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit ini terus berlanjut hingga penghujung tahun 2026.
Pendaftaran seleksi peserta didik untuk 25 program studi baru tersebut dibuka secara resmi pada Kamis, 3 September 2026, dengan menerapkan sistem penetapan lokasi kerja sejak awal bagi putra-putri daerah demi menjamin pemerataan layanan medis prioritas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow