Kemnaker Perpanjang Sertifikasi Magang dan Ajukan Kuota 150 Ribu Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan memperpanjang masa pendaftaran sertifikasi kompetensi gratis bagi peserta Pemagangan Nasional Batch 1 dan 1B hingga Jumat, 22 Mei 2026, melalui platform Magang Hub. Kebijakan ini beriringan dengan rencana perluasan kuota Program Magang Nasional gelombang keempat serta pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2.
Pengumuman resmi mengenai perpanjangan batas pendaftaran sertifikasi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi tersebut disampaikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui media sosial resmi mereka pada Senin, 18 Mei 2026.
"Info terbaru buat peserta Pemagangan Nasional Batch 1 & 1B! Pendaftaran sertifikasi kompetensi GRATIS dari BNSP resmi diperpanjang sampai 22 Mei 2026," tulis Kemnaker.
Asesmen kompetensi luring dijadwalkan berlangsung dari 20 Mei sampai 20 Juni 2026 di berbagai Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas yang ditunjuk. Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan 15 pilihan skema sertifikasi online melalui situs resmi maganghub.kemnaker.go.id, termasuk administrasi perkantoran, digital marketing, hingga keselamatan dan kesehatan kerja.
Bersamaan dengan itu, pemerintah tengah mempersiapkan lonjakan kuota kepesertaan untuk gelombang berikutnya guna memfasilitasi para lulusan baru di sektor swasta maupun pemerintahan. Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menjabarkan capaian program pemagangan sebelumnya yang telah menyerap hingga 100 ribu tenaga kerja baru.
"Alhamdulillah kita ambil 100 ribu orang, anak-anak yang baru lulus. Mereka kita beri pekerjaan atau magang di suatu instansi, baik swasta maupun pemerintah," kata Afriansyah dalam Sosialisasi Program Transmigrasi Patriot 2026 yang disiarkan di YouTube Kementerian Transmigrasi, dilansir Selasa (19/5/2026).
Skema kompensasi bagi para peserta magang gelombang baru ini akan disesuaikan dengan regulasi upah minimum yang berlaku di wilayah penempatan masing-masing. Peserta juga dipastikan akan didampingi oleh tenaga pengajar kompeten.
"Peserta magang menjalani pelatihan enam bulan bersama mentor profesional sesuai bidang pekerjaan masing-masing. Mereka juga menerima insentif pemerintah sebesar UMP sesuai daerah penempatan selama mengikuti program magang nasional," ucapnya.
Realisasi penambahan kuota pemagangan tersebut saat ini sedang memasuki tahapan administratif krusial terkait pendanaan di tingkat pusat. Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kustandi mengonfirmasi pengajuan alokasi dana tersebut di Sumedang pada Senin, 18 Mei 2026.
"Untuk tahun ini kami sudah mengajukan ke Presiden dan sedang proses di Setneg untuk pembiayaan. Target 150 ribu peserta dan semoga bisa berjalan, paling tidak di Juli sudah mulai proses," tuturnya di Sumedang, Senin (18/5/2026) dilansir Antara, Selasa (19/5/2026).
Langkah penguatan kompetensi tenaga kerja ini dilengkapi dengan pembukaan pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 secara gratis melalui platform Skillhub. Berdasarkan informasi resmi akun Instagram Kementerian Ketenagakerjaan yang dilansir kompas.tv pada Selasa, 19 Mei 2026, program ini mensyaratkan usia minimal 17 tahun, lulusan SMA/SMK sederajat, dan kepemilikan akun SIAPkerja dengan kompensasi berupa uang transport serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow