Kim Seung-gyu Fokus Kawal Gawang Korea Selatan Hadapi Afrika Selatan
Kiper tim nasional Korea Selatan Kim Seung-gyu bersiap memimpin lini pertahanan timnya dalam laga krusial babak penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan di Stadion Monterrey, Meksiko, Kamis (25/6/2026). Pertandingan ini menjadi penentu bagi skuad asuhan Hong Myung-bo yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi kedua grup dan melaju ke babak 32 besar mendampingi Meksiko. Penampilan Kim Seung-gyu menjadi sorotan setelah ia melakukan kesalahan antisipasi bola udara yang berujung pada gol tunggal kemenangan Meksiko 1-0 atas Korea Selatan dalam laga sebelumnya.
Meski demikian, penjaga gawang berusia 35 tahun milik FC Tokyo tersebut tercatat melakukan performa gemilang dengan menggagalkan enam dari delapan tembakan tepat sasaran selama turnamen berjalan.
Kim juga memiliki efisiensi operan yang tinggi dengan mencatatkan 44 umpan sukses dari 52 percobaan, menjadikannya tumpuan penting bagi taktik operan pendek dari lini belakang Korea Selatan. Di kubu lawan, Afrika Selatan mengandalkan Ronwen Williams yang memiliki karakteristik sebagai kiper penyapu di luar kotak penalti, meski akurasi operannya dinilai lebih lemah dan rentan terhadap serangan balik.
Komentator Coupang Play Han Jun-hee menilai bahwa meskipun terjadi kesalahan komunikasi saat melawan Meksiko, Kim Seung-gyu memiliki keunggulan dalam hal teknik dasar dan stabilitas operan dari belakang. "Ada kesalahan komunikasi dalam pertandingan melawan Meksiko, tapi Kim Seung-gyu lebih unggul dalam hal fundamental dan stabilitas build-up," kata Han Jun-hee, komentator Coupang Play.
Han Jun-hee menambahkan bahwa Williams merupakan kiper dengan kemampuan atletik yang sangat baik, namun sering kali membuat keputusan buruk terkait operan dari belakang yang bisa dimanfaatkan oleh penyerang Korea Selatan. "Williams juga merupakan penjaga gawang dengan kemampuan atletik yang cukup baik, tetapi ada kasus di mana ia membuat penilaian yang buruk terkait build-up, dan adegan serupa juga muncul di turnamen ini, jadi Korea perlu menargetkan area tersebut," tambah Han Jun-hee, komentator Coupang Play. Terkait evaluasi penampilannya yang sempat mendapat kritik akibat gol tunggal Meksiko, Kim Seung-gyu mengakui adanya penurunan fokus pada satu momen krusial tersebut.
"Menjadi seorang penjaga gawang selalu seperti ini," kata Kim Seung-gyu, kiper Korea Selatan.
Kim Seung-gyu menyatakan bahwa satu kesalahan di depan gawang dapat langsung mengubah hasil pertandingan meskipun sang kiper telah tampil baik sepanjang laga. "Bahkan jika Anda tampil baik, satu gol kemasukan dapat mengubah evaluasi dan hasil pertandingan. Saya seharusnya lebih fokus pada adegan tunggal itu, tetapi saya gagal melakukannya," ujar Kim Seung-gyu, kiper Korea Selatan. Menghadapi laga pamungkas grup, Kim Seung-gyu menegaskan tekad timnya untuk bangkit dan mengamankan tiket lolos ke fase gugur dengan kekuatan mereka sendiri.
"Para pemain dan saya berbicara tentang tidak membiarkan suasana hati turun," tutur Kim Seung-gyu, kiper Korea Selatan.
Punggawa Taegeuk Warriors optimistis dapat menentukan nasib mereka sendiri di sisa satu pertandingan babak penyisihan ini. "Kami masih memiliki satu pertandingan tersisa, dan kami dapat lolos ke babak 32 besar dengan kekuatan kami sendiri," ucap Kim Seung-gyu, kiper Korea Selatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow