Kim Yo Jong Kritik ASEAN soal Pernyataan Nuklir Korea Utara

Smallest Font
Largest Font

Kim Yo Jong, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengkritik pernyataan ASEAN yang menyuarakan keprihatinan atas pengembangan senjata nuklir Korea Utara. Pernyataan itu muncul setelah forum regional tahunan ASEAN menekankan pentingnya dialog untuk perdamaian dan stabilitas Semenanjung Korea yang bebas nuklir. ASEAN menyatakan keprihatinan mendalam terhadap pengembangan senjata nuklir Pyongyang yang terus berlangsung, yang dilarang oleh sanksi Dewan Keamanan PBB.

Kim Yo Jong mengatakan bahwa sikap ASEAN mencerminkan "ketidakpuasan yang besar dengan sikap permusuhan forum yang terang-terangan mengikuti gembar-gembor AS tentang 'denuklirisasi' dan mengabaikan konstitusi Korea Utara".

"Merupakan kegagalan dalam pemikiran strategis dan logika serta manifestasi dari mimpi liar yang bodoh dan konyol untuk tetap berpegang pada 'denuklirisasi semenanjung Korea' yang telah kehilangan maknanya secara konseptual dan praktis," ujar Kim Yo Jong, dilansir dari kantor berita AFP. Ia juga memperingatkan bahwa ASEAN harus waspada terhadap "penyalahgunaan sebagai juru bicara bayaran untuk AS".

Kim Yo Jong sebelumnya menegaskan bahwa program senjata nuklir Korea Utara adalah "garis tanpa mundur" dan menegaskan posisi Pyongyang sebagai negara nuklir yang tidak dapat diubah. Korea Utara secara resmi memasukkan status nuklirnya dalam konstitusi pada 2023, walaupun mendapat kecaman internasional dan sanksi Dewan Keamanan PBB.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed