Kirana Clinic Nonaktifkan dr Muhammad Iqbal Setelah Dugaan Pesan Seksual Viral
dr Muhammad Iqbal SpOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dinonaktifkan dari tempat praktiknya di Kirana Clinic setelah dugaan pengiriman pesan bernada seksual ke perempuan melalui direct message Instagram viral di media sosial, dilansir dari Detik Health.
Kirana Clinic menyatakan penugasan dr Muhammad Iqbal dinonaktifkan sampai batas waktu belum ditentukan. Keputusan ini diambil setelah percakapan dari akun Instagram yang disebut milik dr Muhammad Iqbal dengan seorang perempuan ramai beredar.
Manajemen Kirana Clinic menyebut percakapan itu merupakan urusan pribadi di luar lingkungan pelayanan kesehatan klinik. Mereka juga telah meminta dr Muhammad Iqbal memberikan klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab profesi.
"Penugasan dr Muhammad Iqbal SpOG di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan akibat situasi ini," tulis manajemen Kirana Clinic. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.
Dugaan pelecehan seksual secara daring ini viral di media sosial Threads, di mana seorang perempuan mengaku menerima DM bernada seksual dari akun yang diduga milik dokter tersebut.
"Aku sangat menghargai pendapat seperti itu dari sebagian kalian, tapi ya tidak bisa dipungkiri memang badan aku bongsor sekali," tulis perempuan itu di Threads, menanggapi komentar negatif atas pakaian yang dikenakannya.
Perempuan itu menambahkan bahwa ia sudah beberapa kali menerima DM tidak pantas, tetapi baru kali ini dari akun asli seorang dokter obgyn.
Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof Dr dr Budi Wiweko, SpOG, SubspFER menyesalkan dugaan tersebut dan menegaskan penolakan keras jika terbukti dokter tersebut melakukan tindakan itu.
"Kami sangat menentang keras hal ini. Tapi, kami akan cek dulu," ujar Budi. Ia menyebut belum ada laporan resmi yang diterima POGI, tetapi organisasi siap membantu dan mendampingi korban.
Budi menyatakan jika dugaan terbukti, dokter tersebut akan diproses melalui mekanisme internal POGI.
"Akan disidangkan di Dewan Pembina POGI. Ada panduannya, jenis pelanggarannya apa, sanksinya bagaimana," tambahnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow