Komandan Korps Brimob Pimpin Upacara Haornas ke-43 di Depok
Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat memimpin upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok pada Rabu, 9 September 2026. Peringatan ini sekaligus sebagai momentum peningkatan kualitas kesiapsiagaan personel Korps Brimob melalui pembentukan fisik dan mental.
Dalam acara tersebut, sejumlah prajurit berprestasi menerima Penghargaan Satya Dharma Padma, termasuk AKP Pinilih Waluyo Jati dan Bharada Nyoman Rendy Semara Arjana Putra Hastina di cabang basket Kasau Cup 2026, serta Ipda Roni Tri Prasetyo dan Ipda Nederlan Hulopi pada ajang menembak Kapolri Cup 2026.
Komjen Ramdani Hidayat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai budaya harian guna menciptakan masyarakat aktif, bugar, dan produktif. Upacara juga dihadiri oleh Wakil Komandan Korps Brimob Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, pejabat utama, dan seluruh anggota Brimob.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan bahwa olahraga tidak hanya menjaga kebugaran warga tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah melalui pengembangan industri olahraga dan pariwisata olahraga. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Haornas Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, pada hari yang sama.
"Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional. Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk hidup sehat," ujar Taj Yasin Maimoen. Ia menambahkan bahwa momentum Haornas harus menjadi pengingat agar olahraga menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat.
Wagub menekankan upaya pemerintah menyediakan ruang olahraga yang nyaman dan mudah diakses masyarakat. Ia berharap peningkatan aktivitas olahraga berdampak positif pada kualitas kesehatan dan angka harapan hidup di Jawa Tengah.
Selain itu, Taj Yasin Maimoen menilai pengembangan sport tourism dapat menarik pengunjung dari luar daerah untuk berolahraga sekaligus menikmati destinasi dan kuliner lokal. Ia memberikan contoh kawasan Stadion Jatidiri yang telah dibuka untuk umum sebagai ruang publik dan fasilitas olahraga.
Wagub juga mengingatkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah pada 25-31 Oktober 2026 yang diperkirakan diikuti 9.000-10.000 peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, Porprov menjadi ajang penting untuk menunjukkan potensi atlet Jawa Tengah.
"Jawa Tengah selama ini turut menyumbangkan atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu pada berbagai kejuaraan nasional dan internasional," ujar Wagub. Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, menyampaikan bahwa Haornas 2026 melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi olahraga hingga balai pelatihan olahraga pelajar. Ia menegaskan peringatan ini bukan sekadar seremonial tetapi untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam olahraga.
"Haornas ke-43 tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk bersama-sama berkomitmen mewujudkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, meningkatkan kebugaran, menguatkan prestasi nasional, dan ekosistem industri olahraga berkelanjutan," ujar Aria Chandra Destianto.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama Haornas di Jawa Tengah adalah menggelorakan semangat olahraga di masyarakat, yang akan meningkatkan kebugaran dan menjadi fondasi lahirnya atlet berprestasi. Jawa Tengah dikenal konsisten berprestasi di Peparnas, Pomnas, Popnas, serta kejuaraan nasional dan internasional.
Beberapa atlet Jawa Tengah juga memperkuat kontingen nasional di ajang SEA Games dan Asian Para Games, menyumbang medali bagi Indonesia. Prestasi ini menunjukkan Jawa Tengah sebagai gudang atlet berprestasi, menurut Kepala Dispora Jateng.
Aria berharap Haornas dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, pendidikan, atlet, pelatih, komunitas, dan masyarakat untuk kemajuan olahraga di Jawa Tengah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow