Komdigi dan Sinar Mas Perluas Garuda Spark Innovation Hub di 10 Kota

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng Sinar Mas untuk memperluas jangkauan inisiatif Garuda Spark Innovation Hub di 10 kota besar Indonesia guna mempercepat transformasi digital nasional, Senin (31/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Peluncuran serentak dilakukan di Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, dan Surabaya, dengan pusat kegiatan berada di Biomedical Campus, BSD City, Tangerang Selatan. Kerja sama ini menerapkan skema Private Owned, Government Operated, di mana Sinar Mas Land menyediakan infrastruktur fisik sementara pemerintah mengorkestrasi program serta jejaring ekosistem digital.

Pengembangan fasilitas ini ditujukan untuk memfasilitasi interaksi para inovator lokal dengan mitra global dan memperluas peluang usaha nasional.

"Kami optimistis inisiatif Garuda Spark Innovation Hub dalam membangun industri digital di Indonesia akan semakin berdaya dengan berada pada sebuah ekosistem yang memang diperuntukkan untuk hal itu, yakni Biomedical Campus, BSD City. Dengan begitu akan hadir semakin banyak inovator digital, talenta di bidang kecerdasan buatan ke tempat seperti ini guna bersinergi, mempertumukan mereka dengan mitra global, mendorong peluang usaha baru semakin tersebar merata, termasuk turut menaik kelaskan usaha mikro, kecil dan menengah. Mendukung upaya bersama menumbuhkan perekonomian Indonesia," kata Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman.

Inisiatif ini dirancang sebagai wadah integrasi bagi para pelaku teknologi, akademisi, dan investor dari berbagai daerah agar memperoleh akses pendanaan serta jejaring internasional secara setara.

"Hadirnya GSIH di berbagai kota merupakan langkah menyatukan kekuatan transformasi digital, mulai dari para pelaku, pemerintah, sektor usaha, investor, dan kalangan akademik. Dalam hal ini, GSIH menjadi ruang kerja bersama, tidak lagi bertumbuh masing-masing per sektor," kata Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

Pemerintah menargetkan inisiatif digital tersebut dapat mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sekaligus meningkatkan transparansi tata kelola bisnis. Selain meluncurkan simpul baru, Komdigi menandatangani nota kesepahaman dengan Sinar Mas Land, Indosat Ooredoo Hutchison, Nongsa Digital Park, dan Ericsson.

Penguatan jejaring ini mempertegas peran Biomedical Campus sebagai pusat perjumpaan investasi asing dan alih teknologi bagi perusahaan rintisan di kawasan ekonomi khusus.

"Simpul di Biomedical Campus berperan strategis sebagai hub global. Selain menjembatani alih teknologi dan pendanaan ventura bagi startup lokal, fasilitas ini juga dirancang untuk menarik investor asing," kata CEO of Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed