Konsumen Apartemen LRT City Tolak Tukar Unit dan Pilih Refund

Smallest Font
Largest Font

Konsumen apartemen LRT City yang belum menerima unit ditawari opsi pindah unit ke lokasi lain, namun mayoritas menolak dan memilih pengembalian dana. Penolakan ini disampaikan konsumen di Cibubur dan Ciracas yang menganggap lokasi pengganti kurang strategis dan proyek mangkrak, dilansir dari Detikcom.

Indra, konsumen LRT City Cibubur, menolak opsi tukar unit karena lokasi dan fasilitas unit pengganti tidak sepadan, serta sudah kehilangan kepercayaan pada pengembang.

"Saya tidak setuju dan di beberapa pertemuan baik di pertemuan Kementerian PKP dan DPR dua kali kemarin pun kami sampaikan kami tidak mau tukar unit," ujar Indra.

Sementara itu, Rudy, konsumen lain di Cibubur, juga menolak pindah unit dan memilih refund karena ketidakpastian progres pembangunan.

"Diminta tukar di LRT City mana pun, saya akan tetap menolak," tegas Rudy.

"Saya lebih memilih refund karena saya tidak dapat kepastian tentang progres pembangunan," tambahnya.

Guntur, konsumen LRT City Ciracas, pernah ditawarkan pindah ke proyek di Sentul dan Jatibening, namun menolak karena unit yang ditawarkan lebih kecil dan kurang strategis.

"Kami menolak pindah unit dan tetap buyback refund. Kami konsumen merasa ditipu oleh negara, dalam hal ini ADCP BUMN tetap menjual apartemen yang mangkrak," ujar Guntur.

Pengalaman berbeda datang dari Trian, konsumen LRT City Tebet yang pernah menerima skema relokasi dari Ciracas ke Tebet dengan tambahan biaya Rp 100 juta dan membeli unit studio lain dengan cicilan lebih dari Rp 200 juta.

"Tapi (LRT City Ciracas) mangkrak, lalu pindah ke (LRT City) Tebet dengan top up. Lalu (LRT City Tebet) mangkrak juga," kata Trian.

"Yang unit studio sudah cicil beberapa bulan bayar. Lalu saya setop sekarang karena saya ditipu. Nggak dibangun (proyek) Tebet," tambahnya.

Trian juga sempat ditawarkan pindah ke proyek lain seperti Jatibening dan Sentul, namun menolak karena proyek tersebut juga bermasalah, termasuk proses sertifikat kepemilikan.

"Hal-hal seperti ini membuat konsumen bertanya: kalau kami dipindahkan, apakah persoalan lama benar-benar selesai atau justru berpindah ke persoalan baru?" ujar Trian.

Saat ini Trian mendapat tawaran pindah unit ke proyek BUMN lain di Kuningan, namun mekanisme belum jelas.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed