Kota Kuno Pompeii Musnah Disapu Letusan Gunung Vesuvius

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Situs bangunan kuno era Romawi Kuno yang terletak di dekat Kota Napoli, wilayah Campania, Italia, pernah menjadi saksi bencana alam dahsyat. Dikutip dari Detikcom, Pompeii musnah bukan karena peperangan, melainkan tertimbun abu vulkanik super panas dari Gunung Vesuvius. Sebelum bencana melanda, permukiman ini menjadi tempat tinggal bagi sekitar 20.000 jiwa.

Kota pesisir yang menawarkan pemandangan Gunung Vesuvius tersebut ditopang berbagai fasilitas megah, mulai dari amfiteater, kuil, pemandian umum, toko roti, hingga basilika. Malapetaka terjadi pada tahun 79 Masehi ketika Gunung Vesuvius meletus hebat. Gunung api tersebut memuntahkan gas beracun, batu apung, serta material vulkanik bersuhu tinggi ke udara.

Jarak Gunung Vesuvius yang hanya sekitar 40 kilometer membuat abu vulkanik langsung menyapu seluruh wilayah permukiman dalam sekejap. Ketiadaan teknologi pemantau gunung berapi pada masa itu membuat warga tidak sempat menyelamatkan diri.

Banyak penduduk tewas seketika karena terkubur material panas. Kota terperosok menjadi area pemakaman massal, sementara seluruh bangunan musnah dan tertimbun dalam jangka waktu sangat singkat.

Penemuan Kembali dan Penggalian Arkeologi

Material vulkanik mengubur Pompeii beserta seluruh barang peninggalan warga, seperti perhiasan emas, peralatan makan, tempat tidur, dan lukisan selama ribuan tahun. Keberadaan kota ini baru terungkap secara tidak sengaja pada 1599 oleh Domenico Fontana saat menggali saluran air Sungai Sarno.

Proses penggalian resmi baru dimulai pada 1748 di bawah pemerintahan Raja Charles III dari Spanyol. Dilansir Britannica, metode ekskavasi yang lebih terstruktur kemudian diterapkan pada 1860 setelah arkeolog Italia Giuseppe Fiorelli memimpin proyek tersebut mulai 1863.

Hingga saat ini, upaya penggalian terus dilakukan oleh para arkeolog. Sisa-sisa reruntuhan bangunan yang tersisa menjadi bukti nyata dahsyatnya letusan Gunung Vesuvius yang merusak peradaban tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed