Kurs Dolar AS Menguat ke Rp 17.605 per 11 September 2026
Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi pembukaan perdagangan pagi, Jumat (11/9/2026). Dikutip dari Detik Finance, mata uang asal Negeri Paman Sam tersebut dibuka pada kisaran level Rp 17.600-an.
Mengacu pada data statistik Bloomberg, pergerakan awal dolar AS tercatat menguat sebesar 0,23 persen menuju Rp 17.587. Tak berselang lama dari pembukaan, penguatan kembali terjadi hingga menembus posisi Rp 17.605 pada sekitar pukul 09.12 WIB.
Pergerakan nilai tukar hari ini melanjutkan tren dari sesi penutupan sebelumnya, Kamis (10/9/2026), ketika dolar AS berada di posisi Rp 17.547. Secara kumulatif sepanjang perjalanan tahun 2026, penguatan nilai tukar mata uang Paman Sam ini sudah mencapai angka 5,44 persen.
Estimasi rentang pergerakan mata uang dolar AS terhadap nilai rupiah untuk keseluruhan perdagangan hari ini diproyeksikan berada di kisaran Rp 17.579 hingga Rp 17.590.
Pada pasar global, mata uang AS menunjukkan performa yang bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Dolar AS tercatat mengalami pelemahan tipis sebesar 0,02 persen saat berhadapan dengan euro (EUR) dan depresiasi 0,04 persen terhadap pounsterling Inggris (GBP).
Di sisi lain, apresiasi berhasil dicatatkan dolar AS atas dolar Australia (AUD) yang terkoreksi 0,01 persen serta dolar Kanada (CAD) sebesar 0,04 persen. Kenaikan nilai tukar tersebut juga berlanjut terhadap franc Swiss (CHF) sebesar 0,09 persen dan yen Jepang (JPY) setinggi 0,03 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow