Kurs Dolar AS di BCA Turun Tipis pada 9 Agustus 2026
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Central Asia (BCA) mengalami penurunan tipis pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, dibandingkan dengan posisi pada Jumat, 7 Agustus 2026. Pergerakan kurs ini tercatat di layanan e-rate dan TT Counter BCA yang menjadi acuan transaksi valuta asing di bank tersebut.
Menurut data resmi BCA, kurs dolar AS pada 9 Agustus 2026 untuk transaksi e-rate berada di kisaran beli Rp17.770 dan jual Rp17.870. Sedangkan untuk layanan TT Counter dan Bank Notes, kurs beli tercatat Rp17.720 dan jual Rp18.000. Posisi ini menunjukkan penurunan dibandingkan Jumat (7/8/2026) yang mencatat kurs beli dan jual untuk e-rate masing-masing Rp17.930 dan Rp17.950, serta TT Counter pada Rp17.740 (beli) dan Rp18.020 (jual).
Penurunan tersebut mengikuti tren pelemahan rupiah yang juga tercatat pada perdagangan pasar valuta asing pada Jumat lalu, di mana rupiah dibuka pada posisi Rp17.941 per dolar AS dengan koreksi sebanyak 18 poin atau 0,10% dari hari sebelumnya. Hal ini memengaruhi pergerakan kurs di perbankan, termasuk BCA.
BCA menyediakan dua jenis kurs yang berbeda untuk transaksi valuta asing, yaitu e-rate dan TT Counter (telegraphic transfer) serta Bank Notes. Kurs e-rate biasanya digunakan untuk transaksi elektronik dan dipublikasikan secara resmi di situs BCA, sedangkan TT Counter dan Bank Notes digunakan untuk transaksi tunai atau transfer antar bank.
Kurs E-rate
Kurs e-rate BCA pada 9 Agustus 2026 berada pada harga beli Rp17.770 dan jual Rp17.870, lebih stabil dan umumnya digunakan untuk transaksi elektronik seperti transfer dan pembayaran internasional.
Kurs TT Counter dan Bank Notes
Kurs TT Counter dan Bank Notes lebih tinggi, dengan posisi beli Rp17.720 dan jual Rp18.000 pada hari yang sama. Perbedaan ini disebabkan oleh biaya dan risiko yang lebih besar pada transaksi tunai dan transfer cepat.
Jam Update Kurs BCA
BCA memperbarui kurs valuta asing secara rutin setiap hari kerja pada jam operasional bank, biasanya sebelum pasar valuta asing internasional buka dan setelahnya. Pembaruan terakhir tercatat pada Jumat malam pukul 22:50 WIB untuk data yang tersedia sebelum akhir pekan.
Konteks Pergerakan Nilai Tukar Rupiah
Menurut laporan pasar valuta asing, pergerakan rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter AS. Penurunan nilai tukar dolar di BCA pada 9 Agustus 2026 merupakan respons terhadap tren pelemahan rupiah yang tercatat sejak beberapa hari sebelumnya.
Berikut perbandingan kurs dolar AS di BCA pada beberapa tanggal terakhir:
| Tanggal | Kurs Beli (E-rate) | Kurs Jual (E-rate) | Kurs Beli (TT Counter) | Kurs Jual (TT Counter) |
|---|---|---|---|---|
| 7 Agustus 2026 | Rp17.930 | Rp17.950 | Rp17.740 | Rp18.020 |
| 8 Agustus 2026 | Rp17.770 | Rp17.870 | Rp17.720 | Rp18.000 |
| 9 Agustus 2026 | Rp17.770 | Rp17.870 | Rp17.720 | Rp18.000 |
Pengaruh Kurs Terhadap Transaksi dan Investor
Pergerakan kurs dolar AS di BCA menjadi acuan penting bagi pelaku pasar valuta asing, eksportir, importir, serta investor di Indonesia. Penurunan tipis nilai tukar dolar hari ini dapat memengaruhi biaya impor dan potensi keuntungan dari transaksi valuta asing.
"Kurs valuta asing dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan permintaan domestik. Kami terus memantau perkembangan ini untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah," ujar perwakilan BCA dalam keterangan resmi.
Nasabah disarankan untuk selalu memantau update kurs secara berkala melalui situs resmi BCA atau layanan mobile banking untuk mendapatkan informasi terkini.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow