Kurs Dollar AS Tembus Rp17.300 Hari Ini 9 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar mata uang dollar AS terhadap rupiah pada hari ini, Minggu (9/8/2026), berada di kisaran level Rp17.300 hingga Rp17.366 per dollar AS. Pergerakan kurs tersebut melanjutkan tren tekanan terhadap mata uang Garuda yang dipicu oleh dinamika ketidakpastian pasar keuangan global serta lonjakan indeks dollar AS di pasar internasional.

Tekanan mata uang Rupiah sudah terlihat signifikan sejak perdagangan akhir pekan lalu. Berdasarkan data perbankan dan pasar spot, lonjakan perdagangan membuat Rupiah tertahan di level terlemahnya tahun ini.

Data pergerakan kurs di CNBC Indonesia menunjukkan perdagangan valuta asing sebelum penutupan akhir pekan berada di posisi penutupan snapshot pada Jumat (7/8/2026) pukul 14:51:11 WIB. Kurs indikatif pasar tercatat berada di Rp17.300 per dollar AS.

Di sisi lain, pergerakan harian pasar valas domestik juga dipengaruhi oleh tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri. Banyak pelaku pasar bertanya-tanya mengenai "berapa kurs dollar ke rupiah sekarang" akibat fluktuasi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Rupiah Ambruk ke Level Terendah, Dolar AS Sentuh Rp 17.300 | CNBC Indonesia

Tekanan pada rupiah ini juga berdampak langsung pada harga jual dan beli di berbagai bank nasional. Masyarakat yang hendak melakukan transaksi penukaran mata uang perlu mencermati marjin transaksi di masing-masing perbankan.

Nilai tukar rupiah yang disajikan oleh pihak perbankan mencakup harga beli (bank membeli dollar dari nasabah) dan harga jual (bank menjual dollar ke nasabah). Penetapan angka tersebut berpatokan pada kurs acuan Bank Indonesia serta kondisi likuiditas pasar.

Daftar Estimasi Kurs Jual Beli Perbankan

Berikut adalah perbandingan data indikatif nilai tukar dollar AS terhadap rupiah di beberapa lembaga keuangan utama nasional:

Tabel Indikatif Kurs Dollar AS (USD) terhadap Rupiah (IDR)
Lembaga Perbankan / PlatformHarga Beli (IDR)Harga Jual (IDR)
Bank Indonesia (Jisdor / Transaksi)Rp17.250Rp17.400
Bank Central Asia (BCA)Rp17.220Rp17.420
Bank MandiriRp17.210Rp17.410
Wise / Market RateRp17.300Rp17.300

Faktor Penyebab Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Pelemahan kurs rupiah terjadi akibat akumulasi sentimen global dan domestik.

Melansir data analisis valas di Investing.com, tingginya volatilitas pasar membuat mata uang berkembang menghadapi ketertekanan arus modal keluar. Investor cenderung memindahkan dana ke aset berisiko rendah seperti obligasi pemerintah Amerika Serikat.

  • Ketidakpastian Suku Bunga Global: Kebijakan moneter bank sentral AS yang bertahan di level tinggi menahan penguatan mata uang negara berkembang.
  • Arus Modal Keluar (Capital Outflow): Investor asing melepas kepemilikan aset di pasar saham dan obligasi domestik.
  • Tinggi Permintaan Impor: Kebutuhan korporasi atas valuta asing untuk pembayaran utang luar negeri dan impor meningkat pada kuartal ketiga.

Himbauan dan Risiko Transaksi Finansial

Masyarakat yang bertransaksi valuta asing maupun perdagangan pasar uang diimbau untuk selalu memperhitungkan risiko marjin fluktuasi kurs.

Risiko perdagangan instrumen finansial dan mata uang sangat tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi. Data dan harga indikatif pasar dapat berubah sewaktu-waktu.

Pergerakan nilai tukar rupiah akan kembali aktif ditransaksikan penuh di pasar uang interbank pada pembukaan perdagangan Senin pagi besok.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    1
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed