Leo/Daniel Tumbangkan Unggulan Pertama di China Masters 2026
Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, menundukkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, pada babak pertama China Masters 2026 di Shenzhen Arena, Selasa (1/9/2026) sore WIB, seperti dilansir dari Bola.
Leo/Daniel yang datang sebagai pasangan non-unggulan menyegel kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-19. Setelah empat kali menyamakan kedudukan pada gim pertama, mereka mencetak lima poin beruntun untuk mengamankan keunggulan.
Persaingan sengit berlanjut pada gim kedua saat kedua pasangan saling berbalas angka. Leo/Daniel berhasil mengambil alih kendali di poin-poin kritis hingga mengakhiri pertandingan dengan skor kembar.
Hasil ini menyusul kelulusan dua wakil Indonesia lainnya. Tunggal putra Jonatan Christie menang atas Leong Jun Hao dari Malaysia dengan skor 21-17, 21-19, sedangkan ganda putra Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi melenggang usai Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mengundurkan diri pada kedudukan 21-16.
Pada babak berikutnya, Jonatan dijadwalkan menantang Jason Gunawan, sementara Ali/Devin menghadapi Tee Kai Wun/Yap Roy King. Satu wakil tersisa, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, baru berlaga melawan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju pada Rabu (2/9/2026).
PP PBSI hanya mengirimkan empat wakil ke turnamen BWF World Tour Super 750 ini setelah menarik sembilan pemain lain demi memfokuskan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pemain yang ditarik dari keikutsertaan meliputi Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Langkah penarikan sejumlah amunisi utama tersebut dilakukan untuk mematangkan agenda latihan dan pemulihan para atlet menjelang ajang multi-cabang mendatang.
"Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow