Letusan Gunung Krakatau Dampaki Iklim Dunia dan Fenomena Bulan Biru
Bencana dahsyat akibat letusan Gunung Krakatau pada Agustus 1883 menewaskan lebih dari 36.000 jiwa di Selat Sunda serta menurunkan suhu rata-rata permukaan Bumi hingga 0,6 derajat Celsius selama berbulan-bulan. Ledakan gunung berapi yang menghubungkan Laut Jawa dan Samudra Hindia tersebut tercatat memiliki daya ledak setara bom 200 megaton. Peristiwa ini menjadi salah satu bencana gunung berapi paling mematikan dalam sejarah modern setelah letusan Gunung Tambora pada 1815.
Semburan material vulkanik Krakatau membubung jauh hingga ke lapisan stratosfer. Dampak lontaran partikel abu dan sulfur dioksida ke atmosfer mengosongkan spektrum cahaya tertentu sehingga menyebabkan Bulan tampak berwarna biru pada malam hari.
Material vulkanik berukuran kurang dari satu mikron menyaring gelombang cahaya merah yang datang dari sinar matahari. Ketika cahaya merah terserap oleh partikel aerosol tersebut, warna cahaya lain berhasil menembus atmosfer dan menciptakan fenomena visual Bulan Biru.
"Letusan Krakatau merupakan contoh mencolok dari kekuatan alam yang tak tertahankan," ujar Dr. Martin Mangler, Asisten Ilmiah di Museum Sejarah Alam. Mangler menjelaskan bahwa erupsi gunung berapi berskala besar sanggup memicu perubahan kondisi planet secara instan, di mana pemandangan Bulan Biru menjadi salah satu dampak sekunder yang memukau.
"Dalam sekejap mata, letusan gunung berapi dapat mengubah bentuk seluruh planet dengan berbagai cara, dan fenomena Bulan Biru mungkin merupakan yang paling indah sekaligus paling tidak berbahaya," ungkap Dr. Martin Mangler, Asisten Ilmiah di Museum Sejarah Alam. Efek optik dan perubahan iklim akibat Krakatau kini telah mereda sepenuhnya seiring berjalannya waktu. Meski demikian, fenomena serupa sesekali masih dapat terulang di belahan dunia lain akibat erupsi gunung berapi modern maupun kebakaran hutan hebat yang melepas kombinasi sulfur dioksida serta abu ke atmosfer.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow