Ketahui 5 Penyebab Utama Rambut Beruban pada Usia 20 Tahun
Munculnya uban pada usia 20 tahun sering kali dikaitkan dengan penuaan dini. Namun, masyarakat diimbau tidak terburu-buru mengambil kesimpulan tersebut karena ada berbagai faktor lain yang memicu rambut memutih lebih cepat.
Praktisi kesehatan perempuan Kirtly Jones menjelaskan bahwa beberapa helai uban masih tergolong normal jika ditemukan pada usia akhir 20-an atau awal 30-an. Berdasarkan informasi dari Health Care University of Utah, uban baru dikategorikan prematur jika muncul sebelum seseorang menginjak usia 20 tahun.
Faktor Genetik dan Stres
Penyebab pertama uban muncul di usia muda adalah faktor genetik. Dokter kulit Mona Gohara memaparkan bahwa jika orang tua atau kakek-nenek mengalami rambut beruban lebih awal, maka keturunannya berisiko tinggi mengalami hal serupa.
Warna alami rambut manusia ditentukan oleh kombinasi dan jumlah melanin yang diatur oleh kode genetik. Seiring berjalannya waktu, produksi melanin ini akan menurun sehingga pigmen berkurang dan rambut berubah menjadi putih.
| Faktor Pemicu | Mekanisme Pengaruh pada Rambut |
|---|---|
| Genetik | Menurunkan produksi melanin berdasarkan kode DNA keluarga |
| Stres | Memicu hilangnya sel punca melanosit penghasil pigmen |
Faktor kedua yang sering dikaitkan dengan kondisi ini adalah stres. Sebuah studi pada hewan tahun 2020 membuktikan bahwa tikus percobaan kehilangan sel punca penghasil melanin yang disebut melanosit akibat stres. Kendati demikian, belum ada riset yang mengonfirmasi kondisi serupa pada manusia secara pasti.
Kekurangan Nutrisi, Merokok, dan Penyakit
Kekurangan vitamin atau mineral tertentu juga dapat menjadi penyebab hilangnya pigmen rambut. Tubuh yang kekurangan kalsium, tembaga, feritin, folat, zat besi, selenium, vitamin B12, seng, serta protein akan memicu rambut beruban lebih cepat.
| Zat Gizi | Dampak Kekurangan pada Rambut |
|---|---|
| Vitamin & Mineral | Rambut kehilangan pigmen warna alami |
| Protein | Struktur rambut melemah dan memutih |
Kebiasaan merokok turut andil dalam mempercepat perubahan warna rambut. Merokok dapat memengaruhi cara kerja DNA tubuh, sehingga membuat seorang perokok memiliki kemungkinan 2,5 kali lebih cepat beruban dibandingkan non-perokok.
Terakhir, masalah ini bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Penderita alopecia areata atau rambut rontok umumnya akan menemukan uban pada bercak kulit kepala mereka. Selain itu, uban juga kerap ditemukan pada penderita vitiligo dan gangguan tiroid.
"Uban juga dapat ditemukan pada orang dengan masalah tiroid," kata Gohara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow