Liverpool Pecat Arne Slot dan Incar Andoni Iraola

Smallest Font
Largest Font

Manajemen Liverpool resmi memberhentikan manajer Arne Slot pada Sabtu, 30 Mei 2026, setelah evaluasi akhir musim menunjukkan penurunan performa yang signifikan di kompetisi domestik dan Eropa.

Klub raksasa Liga Inggris tersebut langsung bergerak cepat membidik arsitek AFC Bournemouth, Andoni Iraola, sebagai kandidat utama untuk mengisi kursi kepelatihan di Stadion Anfield.

Keputusan pemecatan ini diambil menyusul hasil mengecewakan The Reds yang finis di peringkat kelima klasemen akhir Liga Inggris serta tertinggal 25 poin dari sang juara, Arsenal.

Padahal, Slot berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Inggris pada musim perdana kepemimpinannya, namun gagal mempertahankan momentum konsisten pada musim penuh keduanya.

Selain terpuruk di liga domestik, langkah Liverpool di Liga Champions juga terhenti di babak perempat final setelah ditundangkan oleh Paris Saint-Germain.

Pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, mengungkapkan rincian mengenai keputusan mendadak dari manajemen kubu Anfield tersebut melalui akun media sosialnya.

"EXCLUSIVA: ARNE SLOT Y LIVERPOOL SE SEPARAN CON EFECTO INMEDIATO." kata Fabrizio Romano, Jurnalis Transfer.

Romano menambahkan bahwa masa depan juru taktik asal Belanda itu telah berakhir setelah jajaran direksi merampungkan analisis menyeluruh terhadap pencapaian tim sepanjang musim.

"Todo ha terminado entre el técnico neerlandés y Liverpool tras la revisión de final de temporada." kata Fabrizio Romano, Jurnalis Transfer.

Lebih lanjut, Romano menegaskan bahwa Andoni Iraola kini menempati posisi terdepan untuk menjadi suksesor Slot di Merseyside merah.

"Andoni Iraola, claro favorito para asumir el cargo como próximo entrenador de #LFC." kata Fabrizio Romano, Jurnalis Transfer.

Dalam laporan terbarunya, jurnalis asal Italia tersebut mengonfirmasi bahwa kesepakatan antara pihak klub dan Iraola sudah memasuki tahap finalisasi dokumen resmi.

"Andoni Iraola, dipastikan akan menjadi manajer Liverpool berikutnya seperti yang diungkap tadi pagi! Negosiasi akan berjalan cepat untuk menyelesaikan proses formalnya, namun keputusan Liverpool sudah final. Iraola akan menjadi manajer berikutnya." kata Fabrizio Romano, Jurnalis Transfer.

Iraola sendiri memiliki reputasi impresif setelah mengantarkan Bournemouth finis di posisi keenam dan mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kali dalam sejarah klub.

Pelatih berusia 43 tahun itu juga dinilai memiliki kecocokan taktis karena menyukai sistem permainan menekan dengan intensitas tinggi, serta memiliki hubungan kerja yang baik dengan Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes.

Sebelum beralih ke Iraola, spekulasi pemecatan Slot sempat memicu perdebatan, termasuk dari legenda klub John Barnes yang menyarankan agar manajemen mempertahankan mantan pelatih Feyenoord tersebut.

Dilansir dari Daily Mail, Barnes menilai pemecatan Slot tidak bijak karena minimnya opsi pelatih berkualitas yang tersedia di pasar transfer dan khawatir klub akan bernasib seperti Manchester United pasca-era Sir Alex Ferguson.

"Ketika orang-orang membicarakan tentang menyingkirkan Arne Slot, beri tahu saya siapa yang seharusnya datang dan siapa yang akan melakukan pekerjaan yang lebih baik" ujar John Barnes, Legenda Liverpool.

Barnes memprediksi nama-nama besar seperti Xabi Alonso atau Luis Enrique belum tentu bersedia atau mampu memberikan dampak instan yang lebih baik bagi klub.

"Xabi Alonso mungkin tidak berhasil. Luis Enrique? Dia tidak akan datang ke Liverpool." kata John Barnes, Legenda Liverpool.

Barnes juga menutup kemungkinan kembalinya manajer ikonik asal Jerman untuk menukangi skuad The Reds dalam waktu dekat.

"Membawa kembali Jurgen Klopp? Dia tidak akan kembali, jadi ketika para penggemar membicarakan tentang mendatangkan siapa pun, mereka akan mengikuti jalan yang telah ditempuh Manchester United" kata John Barnes, Legenda Liverpool.

Mantan pemain tim nasional Inggris itu mengingatkan agar para pendukung tidak terjebak dalam romantisme masa lalu dan terus mendesak pergantian pelatih secara instan.

"Kami tidak bisa terus hidup di masa lalu dan berganti-ganti manajer karena apa yang terjadi setelah Kenny Dalglish meninggalkan Liverpool?" tanya John Barnes, Legenda Liverpool.

Ia menguraikan bagaimana setiap pelatih pasca-Dalglish selalu dibanding-bandingkan, hingga akhirnya Jurgen Klopp datang dan membentuk identitas baru yang diinginkan semua orang.

"Cara Liverpool berubah dan setiap pelatih yang datang setelah Kenny diberi tahu bahwa cara Liverpool bukanlah seperti ini, lalu Jurgen datang dan semua orang menginginkan caranya." kata John Barnes, Legenda Liverpool.

Barnes menegaskan bahwa mencari manajer yang hanya menduplikasi metode pelatih terdahulu adalah hal yang mustahil dilakukan di sepak bola modern.

"Jadi jika kita menginginkan manajer yang akan tunduk pada cara Juergen dan apa yang dia lakukan, maka tidak akan ada manajer yang datang. Saya tidak ingin Liverpool mengikuti jalan Manchester United." kata John Barnes, Legenda Liverpool.

Menurutnya, gagasan untuk melengserkan Slot sejak awal adalah tindakan yang kurang masuk akal mengingat minimnya alternatif pelatih top dunia yang luang.

"Luis Enrique? Saya rasa dia tidak akan datang. Pep Guardiola? Dia tidak akan datang, jadi seluruh gagasan untuk menyingkirkan Arne Slot tidak masuk acc bagi saya" kata John Barnes, Legenda Liverpool.

Meski sempat ada penolakan dari legenda klub, manajemen Liverpool kini terus mempercepat langkah-langkah formal untuk meresmikan penunjukan Iraola dalam beberapa hari ke depan agar proses perombakan skuad musim panas bisa segera dimulai.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed