Fenomena Lulusan Sarjana Pilih Alih Profesi Jadi Pelaku Usaha Kuliner

Smallest Font
Largest Font

Sejumlah sarjana dari berbagai latar belakang pendidikan memilih alih profesi dengan mengelola usaha kuliner ketimbang bekerja di kantor. Tren ini mencuat setelah akun Threads @jecelynchandra membagikan pengalamannya berjualan makanan di Jakarta Timur, sebagaimana dilansir dari Detik Food.

Unggahan tersebut mengundang perhatian publik dan mendorong para lulusan perguruan tinggi lainnya membagikan cerita serupa. Jecelyn sendiri mengoperasikan usaha bernama JAJANAN JUMBO by botak family yang menjual chicken tenders, lemper, hingga katsu.

Melalui unggahannya pada 13 Agustus, ia mengajak sesama lulusan S1 yang tidak bekerja di sektor formal untuk membagikan potret kegiatan mereka.

"Mau ngumpulin lulusan S1 yang sekarang ga kerja kantoran tapi jualan makanan/nguli/lainnya. Spill tampilan kalian pas kerja dong," tulis akun Threads @jecelynchandra.

Ajakan tersebut direspons oleh mantan pekerja teknologi informasi asal Malaysia. Setelah menjalani profesi kantoran selama 12 tahun, ia memilih mengundurkan diri untuk fokus mengurus keluarga sembari menjual donat.

"Lulusan S1 Malaysia yang memilih resign dari IT, 12 tahun kerja kantoran jadi IRT sekarang dan tukang donat. Hari-hari jaga anak sambil jualan kak. Izin ya," tulis akun alumni IT tersebut.

Respons lain datang dari seorang lulusan S1 Apoteker yang membagikan ceritanya melalui akun Instagram @lokalizza.id. Ia kini menekuni bisnis pembuatan pizza ketimbang bekerja di dunia kefarmasian.

"S1 + apoteker malah jadi apotek pizza, gapapa kan," tulis akun @lokalizza.id.

Seorang lulusan S1 Sistem Informasi dengan akun @baladoku turut membagikan kisah beralihnya fokus karier dari pemrograman komputer menjadi pengelola usaha kuliner.

"Ikutan jugaa yaah S1 - sistem informasi dulu ngoding sekarang jadi fullstack (dapur dan ngelayanin)," ujar akun @baladoku.

Pemilik akun tersebut menambahkan bahwa dirinya baru tiga kali mengikuti ajang kuliner dan mulai membuka penerimaan pesanan untuk produknya.

Sementara itu, pembuat konten dengan akun @christianatael membagikan latar belakang pendidikannya yang bertolak belakang dengan pekerjaannya saat ini di luar negeri.

"S1 Perfilman, berujung motong sapi di negara tetangga," tulis akun @christianatael singkat.

Beragam kisah alih profesi tersebut mendapat tanggapan positif dari warga net di media sosial.

"Sukses nggak harus dari kantor kok, banyak pedagang makanan yang kaya raya, asli deh jualan makanan tuh menjanjikan banget," tulis seorang netizen.

Warganet lain menyoroti potensi ekonomi dari kemandirian para lulusan perguruan tinggi tersebut.

"In the economy guys, ini sebuah kebanggaan, jualan makanan kalau telaten bahkan bisa membuka lapangan pekerjaan," tulis netizen lainnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed