Sains Buktikan Menikmati Sunset Mampu Menurunkan Risiko Diabetes dan Stres Kronis
Menikmati pemandangan Matahari terbenam atau senja sering kali dianggap sekadar aktivitas santai untuk berfoto atau melepas penat setelah seharian beraktivitas.
Namun, di balik keindahannya yang memukau, sains membuktikan bahwa momen matahari terbenam menyimpan segudang manfaat nyata bagi kesehatan fisik hingga mental manusia.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa menyaksikan matahari terbenam maupun matahari terbit bertindak seperti pembatas buku alami bagi tubuh yang mampu menurunkan risiko diabetes.
Aktivitas sederhana ini juga mampu meredakan kecemasan, mengurangi depresi, meningkatkan daya ingat, memicu kreativitas, memperbaiki kualitas tidur, hingga menumbuhkan sifat kepedulian terhadap sesama.
Efek Takjub yang Menenangkan Pikiran
Salah satu alasan utama mengapa fenomena ini berdampak baik bagi kesehatan psikologis adalah kemampuannya memicu rasa takjub mendalam, atau efek awe dalam dunia psikologi.
Awe merupakan emosi yang muncul ketika manusia menyaksikan sesuatu yang sangat besar dan megah hingga melampaui pemahaman biasa serta memicu respons fisik.
Michelle Shiota, seorang profesor psikologi sosial di Arizona State University, Amerika Serikat, menjelaskan bagaimana efek takjub tersebut bekerja efektif menenangkan pikiran manusia.
"Salah satu sifat awe yang paling dapat diandalkan adalah munculnya perasaan menjadi kecil, bahwa masalah pribadi dan kehidupan seseorang tidaklah signifikan dalam skema besar alam semesta," kata Michelle Shiota, Minggu (28/6/2026).
"Ini sangat baik untuk kesehatan mental karena kita menyadari bahwa mungkin beberapa hal yang menyebabkan kita sangat tertekan sebenarnya tidak sepesifik itu pada akhirnya." kata Michelle Shiota, Minggu (28/6/2026).
Ketika seseorang terjebak dalam lingkaran pikiran negatif, fenomena alam seperti pemandangan senja mampu mengalihkan perhatian secara paksa dan membawa pikiran kembali ke masa kini.
Berikut adalah tabel ringkasan mengenai dampak emosional positif dari fenomena alam berdasarkan studi psikologi.
| Jenis Emosi | Pemicu Utama | Dampak pada Psikologis |
|---|---|---|
| Efek Awe (Takjub) | Matahari Terbenam & Terbit | Memutus pikiran negatif dan meredakan kecemasan |
| Ketenangan | Keindahan Senja | Menyadarkan posisi manusia dalam skala alam semesta |
Matahari Terbenam Pemicu Rasa Takjub Terkuat
Berdasarkan studi tahun 2023 yang melibatkan lebih dari 2.500 partisipan, Matahari terbit dan terbenam dinobatkan sebagai pemicu rasa takjub paling kuat dibanding pemandangan lain.
Jennifer Stellar, seorang peneliti psikologi dari University of Toronto, Kanada, turut menambahkan argumennya terkait keindahan imersif yang dimiliki oleh waktu senja.
"Matahari terbenam sangat indah dan keindahan cenderung memicu rasa takjub. Matahari terbenam memiliki jenis keindahan yang sangat imersif, berukuran besar, dan tidak biasa, jika Anda memikirkan seperti apa rupa langit biasanya," ujar Jennifer Stellar.
Selain memberikan ketenangan emosional secara langsung, momen takjub saat melihat pemandangan senja ternyata dapat meningkatkan fungsi kognitif dan retensi informasi pada otak manusia.
Dalam sebuah eksperimen yang dipimpin oleh Shiota, partisipan diminta menonton tiga film pendek berbeda, termasuk film sains yang memicu rasa takjub penontonnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow