Mantan Asisten Pribadi Diana Pungky Diduga Gelapkan Dana Selama 9 Tahun
Artis Diana Pungky melaporkan mantan asisten pribadinya berinisial YS ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan dana, pemalsuan dokumen, dan tindak pidana pencucian uang. Laporan ini terkait aktivitas yang diduga berlangsung selama hampir 9 tahun.
Kuasa hukum Diana, Vidi Galenso, menyampaikan bahwa persoalan ini sempat dibicarakan langsung dengan YS, namun hubungan keduanya kemudian kehilangan kepercayaan. "Sempat dikomunikasikan, tapi kemudian hubungannya jadi sudah tidak ada trust, tidak ada kepercayaan," ujar Vidi di Polda Metro Jaya.
YS dilaporkan mengundurkan diri secara tiba-tiba pada 20 Mei tanpa memberikan kabar langsung kepada Diana Pungky. "Si terlapor itu resign, mengundurkan diri 20 Mei, tanpa pamit. Hanya kasih surat dan tidak bisa dihubungi lagi oleh Ibu Diana. Bahkan handphone-nya diblokir," tambah Vidi.
Dari penelusuran rekening dan bank yang dilakukan kuasa hukum, diduga transaksi penggelapan dilakukan melalui beberapa rekening di beberapa bank selama hampir sembilan tahun. "Soal sering atau jarang itu relatif ya, tapi setelah akhirnya kita telusuri bersama-sama ke bank sudah dilakukan ke beberapa rekening, dari beberapa bank. Jadi ada bahkan satu bank beberapa rekening. Dilakukan selama hampir 9 tahun," jelas Vidi.
Kuasa hukum lain, Dwi Nofiyanti, menegaskan masalah ini bukan hanya muncul setelah YS mengundurkan diri pada April-Mei 2024. Vidi menambahkan bahwa YS hanya meninggalkan surat pengunduran diri yang dititipkan ke pekerja rumah tangga lain, tanpa pamitan langsung ke Diana. "Hanya meninggalkan surat saja tanpa pamit," ujarnya.
Mengenai kerugian, proses audit tengah berjalan dan hasil sementara menunjukkan angka sekitar Rp 25 miliar, yang sudah dilaporkan ke kepolisian. "Nah itu sedang diaudit sekarang. Saya gak tahu dengar Rp 10 miliar dari mana. Justru dari hasil rekapan yang kita bantu, dan Kabid Humas juga sudah mendeklarasikan itu Rp 25 miliar," kata Vidi.
Vidi menyatakan angka tersebut masih bisa berubah karena penelusuran transaksi selama hampir sembilan tahun masih berlangsung. Hasil audit akan dikonfirmasi kepada Diana Pungky. Ia juga menyebut ada transaksi tidak diketahui Diana, termasuk menggunakan QRIS dan mobile banking. Selain dugaan penggelapan, diduga juga ada pengalihan, pemindahan, dan penyamaran dana yang terkait dengan tindak pidana pencucian uang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow