Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia

Smallest Font
Largest Font

Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005–2015 H. Rudy Ariffin meninggal dunia dalam usia 73 tahun di Rumah Sakit Amanah Banjarmasin, Ahad (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Tokoh kelahiran 17 Agustus 1953 tersebut wafat setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Kalsel selama dua periode, almarhum pernah mengabdi sebagai birokrat dan menjabat sebagai Bupati Banjar. Dalam panggung politik daerah, politikus senior ini juga pernah menjadi tokoh penting Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kalimantan Selatan.

Kabar berpulangnya almarhum dikonfirmasi oleh staf pribadi almarhum, Khairil Anwar, saat dihubungi dari Banjarbaru pada Ahad siang.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak H Rudy Ariffin, Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005-2015," kata pihak keluarga almarhum, Khairil Anwar.

Khairil menjelaskan bahwa jenazah almarhum diberangkatkan dari tempat perawatan menuju lokasi pemandian dan penyelewengan salat pertama di Banjarmasin.

"Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Khairil Anwar, staf pribadi almarhum.

Informasi prosesi pemulasaraan juga dibenarkan oleh Ketua DPC PPP Kota Banjarbaru Emir Nahl Kharisma saat dikonfirmasi secara terpisah.

"Jenazah diberangkatkan dari RS Amanah menuju Masjid Al Jihad Banjarmasin. Salat jenazah pertama dilaksanakan di Masjid Al Jihad Banjarmasin setelah salat Zuhur," ujar Ketua DPC PPP Kota Banjarbaru, Emir Nahl Kharisma.

Setelah disalatkan di Banjarmasin, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Garuda, Banjarbaru. Rangkaian salat jenazah kedua dijadwalkan bertempat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura.

"Prosesi pemakaman akan dilaksanakan langsung setelah salat Ashar berlokasi di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin," tutur Emir Nahl Kharisma.

Ungkapan duka cita turut disampaikan oleh Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan M. Andri Yuzhar atas kepergian mantan kepala daerah tersebut.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT meridhai dan menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta membukakan pintu rahmat-Nya," ujar Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Kalsel, M. Andri Yuzhar.

M. Andri Yuzhar juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan keikhlasan dalam menghadapi kabar duka ini.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, keikhlasan dan kekuatan. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT," tutur M. Andri Yuzhar.

Ia memanjatkan doa khusus untuk almarhum sebagai penutup ucapan belasungkawanya.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu," ucap M. Andri Yuzhar.

Kabar duka tersebut sempat beredar di WhatsApp melalui pesan singkat dari rekanan almarhum.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun… telah meninggal dunia Abah Rudy Ariffin pukul 11.00 di RS Amanah BJM," kata pesan singkat di WhatsApp.

Kepastian mengenai kepergian mantan orang nomor satu di Kalsel tersebut dikonfirmasi pula oleh rekan almarhum, Rudi Indrajaya.

"Iya," kata rekan almarhum, Rudi Indrajaya.

Jenazah dimakamkan di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru, setelah seluruh rangkaian salat jenazah selesai dilaksanakan pada Minggu sore.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed