Mantan KSAL Achmad Sutjipto Meninggal Dunia di Rumah Sakit Medistra

Smallest Font
Largest Font

Mantan Kepala Staf Angkatan Laut ke-16 Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto meninggal dunia dalam usia 81 tahun di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, akibat sakit kanker pada Kamis, 18 Juni 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.

Kabar duka mengenai wafatnya perwira tinggi lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1969 ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana. Jenazah almarhum disemayamkan di kediamannya di kawasan Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebelum menjalani prosesi pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Upacara persemayaman di Masjid Nurul Bahri dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, serta dihadiri oleh Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara beserta jajaran perwira tinggi Mabesal.

Pihak institusi TNI Angkatan Laut menyampaikan rasa duka yang mendalam melalui saluran komunikasi resmi pasca-kepergian almarhum.

"Kepala Staf Angkatan Laut beserta keluarga besar TNI Angkatan Laut mengucapkan turut berduka atas wafatnya Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto," tulis akun Instagram TNI Angkatan Laut, dilihat detikcom, Kamis (18/6/2026),

Institusi tersebut juga memanjatkan doa bersama demi kedamaian dan tempat terbaik bagi mantan pucuk pimpinan mereka.

"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya dan menerima seluruh amal ibadahnya serta dilapangkan temat di sisi-Nya," tulis akun tersebut.

Melalui unggahan media sosial, Korps Marinir TNI Angkatan Laut turut menyuarakan ungkapan belasungkawa resmi mereka atas kepergian sang laksamana.

“Turut berduka cita atas wafatnya Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto,” tulis akun tersebut, dikutip Kompas.com, Kamis.

Respons eksternal datang dari parlemen melalui Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono yang menilai almarhum sebagai putra terbaik bangsa yang mendedikasikan hidupnya untuk pertahanan nasional dan dunia kemaritiman.

"Komisi I DPR RI turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto. Almarhum merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian kepada negara melalui TNI Angkatan Laut dan berbagai peran strategis yang diembannya setelah purnatugas," kata Dave.

Dave menambahkan bahwa rekam jejak kepemimpinan profesional dari mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut tersebut patut menjadi teladan baku.

"Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan bagi keluarga besar TNI, dunia kemaritiman Indonesia, serta bangsa secara keseluruhan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya warisan nilai-nilai kebangsaan almarhum kepada para prajurit penerus.

"Namun demikian, nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan keteladanan yang diwariskan almarhum akan tetap menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional," sambung dia.

Politisi tersebut juga menutup pernyataannya dengan memberikan penguatan moral bagi pihak keluarga inti almarhum.

"Atas nama Komisi I DPR RI, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga diberikan kekuatan, tabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka ini," tuturnya.

Selain berkarier militer cemerlang sebagai Pangarmabar hingga Danjen Akabri, almarhum tercatat aktif memajukan sektor olahraga nasional dengan memimpin Pengurus Besar PODSI, menjadi Ketua Satlak Prima, hingga menjabat Komisaris Utama PT Transcoal Pacific Tbk.

Prestasi kepemimpinan almarhum di cabang olahraga dayung diakui secara luas oleh pengurus internal serikat olahraga tersebut.

“Maju sekali, SEA Games selalu bawa pulang medali emas dan hampir selalu juara umum. Pada Asian Games 2010, meraih 3 medali emas,” terangnya.

Apresiasi tertinggi dari otoritas olahraga nasional turut disuarakan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman atas jasa besar almarhum.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Laksanama TNI Purn Achmad Sutjipto. Semoga almarhum diterima di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” katanya.

Koni Pusat berkomitmen penuh menjaga keberlanjutan visi prestasi yang telah dirintis oleh mantan Ketua Program Atlet Andalan Kemenpora tersebut.

“Jasa beliau sangat penting bagi olahraga Indonesia, selamat jalan, perjuangan almarhum mengantar atlet Indonesia meraih prestasi, akan kami lanjutkan,” tambahnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow

Most viewed