Masyarakat Kalteng Diajak Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai sarana meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Imbauan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, saat menghadiri acara keagamaan di Masjid Agung Baiturrahman Buntok pada Senin malam, 17 Agustus 2026.

Khristianto menegaskan pentingnya refleksi diri dalam setiap penyelenggaraan maulid untuk memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta maupun sesama manusia.

"Setiap kali memperingati Maulid Nabi, sesungguhnya kita sedang mengingat kembali sosok yang dalam kehidupannya memberikan contoh terbaik untuk menjadi manusia, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dalam hubungan dengan sesama," ujar Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha.

Menurutnya, kekuatan tata kehidupan bermasyarakat tidak hanya bertumpu pada kompetensi semata, melainkan dibangun di atas pilar kejujuran, kepedulian, serta persaudaraan.

"Marilah kita menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat," kata Khristianto Yudha.

Ia menilai semangat meneladani Rasulullah sejalan dengan prinsip persatuan dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan Indonesia.

"Setelah 81 tahun Indonesia merdeka, tugas kita adalah menjaga apa yang telah diperjuangkan para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat," tambah Khristianto Yudha.

Kegiatan di Masjid Agung Baiturrahman tersebut diisi tausiyah oleh Dr KH Muhari dari Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Acara ini diwarnai pesan agar jamaah terus meningkatkan keimanan, menjaga kerukunan, serta menghormati perbedaan di tengah masyarakat.

Pesan penegakan akhlak dan persaudaraan juga digaungkan di wilayah lain. Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Ustaz Taufiqurrahman menyampaikan dalam tausiyah Hikmah Subuh RRI Pro 4 Banjarmasin bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus dibuktikan lewat tindakan nyata serta adab dalam bersosial media.

"Perbedaan tidak boleh menghilangkan kemanusiaan. Boleh berbeda pandangan dan pilihan, tetapi jangan sampai kehilangan adab, apalagi memutus silaturahmi," tegas Ustaz Taufiqurrahman.

Sementara itu pada Minggu, 16 Agustus 2026, YN'S Center menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Graha YN'S Center, Banjarmasin Utara. Pendiri YN'S Center, Yuni Abdi Nur Sulaiman, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dan ajang silaturahmi bersama ulama serta masyarakat.

"Karena sudah memasuki bulan kelahiran Rasulullah SAW, kita menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekaligus juga ini sebagai bentuk silaturahmi keluarga besar YN’S Center," ujar Pendiri YN'S Center, Yuni Abdi Nur Sulaiman.

Ia berharap momentum ini dapat memotivasi warga untuk terus meneladani perjalanan hidup Rasulullah SAW.

"Semoga bisa menjadi berkah untuk kita semua dan bisa terus menjadi pribadi yang mencintai Rasulullah SAW," ungkap Yuni Abdi Nur Sulaiman.

Rangkaian maulid di YN'S Center juga diisi tausiyah oleh Habib Fahmi Al Muhdor mengenai keutamaan mencintai Nabi Muhammad SAW, serta Ustadz Sufian Al Banjari yang menekankan pentingnya berbakti dan memuliakan orang tua.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed