Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll Mengundurkan Diri

Smallest Font
Largest Font

Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat Dan Driscoll telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump pada Senin (31/8/2026). Langkah ini diambil di tengah laporan mengenai ketegangan internal dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Pengunduran diri Driscoll memperpanjang deretan pejabat tinggi yang meninggalkan Pentagon di bawah kepemimpinan Hegseth. Driscoll, yang menjabat sejak Februari 2025, sempat mengeluhkan tindakan Hegseth yang dinilai merusak transformasi dan kesiapan militer, termasuk akibat pemecatan sejumlah jenderal.

Pihak Gedung Putih mengonfirmasi kabar pengunduran diri pejabat senior militer tersebut melalui juru bicaranya.

"Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk 'Membuat Amerika Kuat Kembali' (Make America Strong Again) di Departemen Angkatan Darat," kata Kelly.

Kelly menambahkan bahwa Driscoll memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer, memulihkan fokus pada kesiapan tempur, serta membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina.

"Angkatan Darat Amerika Serikat kini lebih kuat dari sebelumnya berkat kinerjanya bersama Panglima Tertinggi dan Menteri Pertahanan," kata Kelly.

Gedung Putih belum membeberkan apakah Presiden Trump sudah secara resmi menerima surat pengunduran diri tersebut. Di sisi lain, Departemen Angkatan Darat memilih untuk menolak memberikan komentar terkait gejolak ini.

Sebelum keputusan ini mencuat, perselisihan di tubuh pimpinan militer AS telah dipicu oleh serangkaian tindakan tegas Hegseth. Pada April lalu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George diberhentikan dari jabatannya, disusul pengunduran diri Komandan Pasukan Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika Jenderal Christopher Donahue pada Juni.

Semasa menjabat, Driscoll dikenal vocal mendorong reformasi pengadaan senjata dan mengkritik efisiensi industri pertahanan utama AS.

"Basis industri pertahanan secara luas, dan perusahaan-perusahaan utama (kontraktor pertahanan) khususnya, telah memperdaya rakyat Amerika, Pentagon, dan Angkatan Darat," kata Driscoll tahun lalu.

Terkait pemecatan Jenderal George pada April lalu, Driscoll sempat menyampaikan pandangannya saat berbicara di hadapan Parlemen AS.

"Namun, sistem kita dirancang untuk memberi para pemimpin sipil hak untuk memilih pemimpin yang mereka inginkan," kata Driscoll.

Kepergian Driscoll berpotensi menciptakan kekosongan kepemimpinan di tubuh Angkatan Darat AS, mengingat posisi Kepala Staf Angkatan Darat hingga saat ini belum memiliki pejabat definitif.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed