Menteri Keuangan Pastikan Pembayaran Utang Pinjaman Kopdes Merah Putih Tepat Waktu

Smallest Font
Largest Font

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan terlambat membayar utang pinjaman untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dibiayai melalui bank BUMN, di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Purbaya menjelaskan pemerintah berkomitmen membayar cicilan sebesar Rp 40 triliun setiap tahun. Ia menegaskan bahwa pembayaran ini dilakukan dengan kesiapan penuh dari sistem perbankan.

"Kita setiap bayar Rp 40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi, enggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah. Kita harus menjaga kondisi sistem perbankan kita," ujar Purbaya.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu juga memastikan pemerintah akan menghindari terjadinya kredit macet pada bank yang terkait dengan pembangunan Kopdes Merah Putih. Ia menyatakan akan menyiapkan cara khusus untuk menjamin kelancaran pembayaran utang tersebut.

"Nanti kita akan carikan cara khusus untuk memastikan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Kita lihat nanti ada nggak cara untuk memastikan kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan, bisa kita bayarkan," terang Purbaya.

Selain itu, Purbaya menyebut pemerintah memiliki dana tunai lebih dari Rp 500 triliun sebagai cadangan dana. Ia menegaskan ketersediaan dana tersebut untuk mendukung pembayaran utang program Kopdes Merah Putih.

"Pokoknya ada Rp 510 triliun lebih cash-nya sekarang. Kalau dibilang uang saya Rp 8,1 triliun, ya nggak. Sudah disiapkan kok Rp 40 triliun," jelas Purbaya, dilansir dari Detik Finance.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed