Menteri Perhubungan Alihkan Penerbangan ke Bandara Kertajati Akibat Abu Vulkanik

Smallest Font
Largest Font

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati belum terdampak abu vulkanik dan dijadikan alternatif pendaratan pesawat dari luar negeri maupun domestik. Dalam satu jam ke depan, Bandara Kertajati akan melayani pendaratan penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah. "Ada dua flight Garuda dari Jeddah dan Madinah ini kami alihkan pendaratannya ke Bandara Kertajati. Sejauh ini, berdasarkan hasil paper test yang dilakukan di Bandara Kertajati, Bandara Kertajati belum terdampak, masih memungkinkan," ujar Dudy dalam konferensi pers virtual, dilansir dari Detik Finance.

Selain Bandara Kertajati, pemerintah juga menyiapkan beberapa bandara lain yang tidak terdampak abu vulkanik sebagai alternatif pendaratan penerbangan dari luar Jawa maupun internasional.

Dudy menyebutkan Bandara Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Juanda di Surabaya menjadi pilihan alternatif yang sudah ditawarkan ke maskapai penerbangan. "Mengingat masyarakat mungkin masih banyak yang menginginkan atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing untuk dapat terbang ke khususnya ke Jakarta, tapi kami menyiapkan alternatif seperti di Kertajati, kemudian Bandara Semarang, Ahmad Yani, dan juga Bandara Surabaya, Juanda," katanya.

Ia menambahkan, beberapa bandara di Jawa tersebut disiapkan sebagai lokasi alternatif pendaratan dari luar Jawa maupun penerbangan internasional. "Jadi ada beberapa bandara yang di Jawa yang kami persiapkan sebagai alternatif untuk dilakukan pendaratan dari luar Jawa maupun internasional," tambah Dudy.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed