Penerbangan di Bandara Terdampak Abu Gunung Anak Krakatau Kembali Normal
Penerbangan di sejumlah bandara yang sempat terganggu akibat hujan abu Gunung Anak Krakatau kini kembali dibuka dan beroperasi normal, dilansir dari Detik iNET pada Selasa, 8 September 2026.
Di Bandara Pondok Cabe, helikopter militer dengan kode HS7197 terlihat baru terbang menuju Bogor. Sementara di Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, pesawat Batik Air Airbus A320 dari Cengkareng baru saja mendarat.
Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, yang merupakan hub penerbangan terbesar di Indonesia, kini kembali ramai dengan belasan pesawat yang siap untuk lepas landas atau mendarat.
Aktivitas penerbangan di wilayah terdampak abu vulkanik sudah pulih kembali pada hari ini, berbeda dengan kondisi 1-2 hari sebelumnya yang langit Jakarta dan sekitarnya tampak kosong akibat ancaman abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Aplikasi Flightradar24 menjadi alat praktis untuk memantau kondisi penerbangan terutama saat kondisi force majeure seperti erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pembukaan kembali bandara dilakukan secara bertahap dan diumumkan oleh Kementerian Perhubungan, AirNav Indonesia, serta pihak maskapai. Beberapa bandara mulai beroperasi sejak dini hari, sementara yang lain mulai beroperasi pada siang hari.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow