Milos Kerkez Ungkap Tantangan Taktik Pressing Liverpool

Smallest Font
Largest Font

Bek kiri Liverpool Milos Kerkez menilai timnya masih memerlukan penyesuaian agar mampu menjalankan tuntutan taktik pressing berintensitas tinggi ala pelatih Andoni Iraola secara penuh. Hal tersebut disampaikan Kerkez usai kemenangan 2-0 atas Ipswich Town di Portman Road pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.

Penerapan gaya bermain tersebut dinilai cukup sulit jika harus dipertahankan sepanjang laga. Liverpool mencatatkan performa pressing optimal pada 30 hingga 35 menit awal pertandingan sebelum mengalihkan fokus pada komunikasi dan kerapatan antarpemain di babak kedua.

"Ketika Anda melakukan pressing seperti kami, cukup sulit melakukannya sepanjang pertandingan dan selama 90 menit," ujar Milos Kerkez, Bek Kiri Liverpool.

Kerkez menegaskan bahwa timnya harus terus berbenah agar tetap tampil solid dan kompak ketika intensitas tekanan mulai menurun di tengah pertandingan.

"Itu juga yang kami katakan perlu kami tingkatkan. Sebagai pemain bertahan, kami senang dengan clean sheet. Kami bertahan cukup baik menghadapi umpan silang dan bola mati mereka. Seperti yang saya katakan, semua pemain 100 persen fokus," lanjut Kerkez.

Kemenangan dua gol tanpa balas yang dicetak oleh Alexander Isak tersebut menjadi catatan clean sheet pertama bagi Liverpool pada musim ini. Laga ini juga menandai debut Bradley Barcola yang membukukan kecepatan tertinggi di Premier League musim 2026/2027 mencapai 35,9 km/jam setelah masuk di 30 menit terakhir.

Pemain berusia 22 tahun tersebut sejatinya sudah tidak asing dengan skema permainan Iraola karena pernah bekerja sama di Bournemouth sebelum pindah ke Liverpool pada 2025. Kerkez menyebutkan bahwa adaptasi gaya permainan sang pelatih kini mulai menunjukkan dampak positif bagi tim.

"Ya, pasti. Saya pikir semua orang merasa lebih baik di lapangan dan saya juga merasa begitu ketika melihat permainan. Saya makin terlibat dalam permainan dan makin baik," tutur Kerkez.

Meskipun terdapat beberapa momentum penurunan konsentrasi saat bertahan, pencapaian tanpa kebobolan di markas lawan tetap dinilai sebagai hasil yang memuaskan.

"Ini clean sheet, terutama di laga tandang karena kami tahu bermain di mana pun di Premier League itu sulit. Kami senang, tetapi tidak bisa terlalu lama merayakannya. Sekarang pertandingan datang setiap tiga hari dan kami harus fokus ke laga berikutnya," katanya.

Liverpool kini dihadapkan pada jadwal padat dengan melakoni tiga pertandingan dalam kurun tujuh hari. The Reds dijadwalkan bertanding melawan Atletico Madrid di Liga Champions pada Kamis (10/9/2026) dini hari WIB, disusul laga kontra Fulham di Premier League serta Tottenham Hotspur di Carabao Cup.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed