Mitrapak Eramandiri Perkuat Standar ESG dan Sertifikasi Mutu
Penerapan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) kini memegang peranan penting dalam ekosistem industri manufaktur. Para pemilik merek semakin menaruh perhatian pada aspek tata kelola, praktik ketenagakerjaan yang etis, serta kepatuhan standar internasional, seperti dilansir dari Detik Finance. Tren penerapan ESG ini berjalan seiring dengan pertumbuhan positif sektor personal care di Indonesia.
Proyeksi Statista menunjukkan pendapatan pasar Beauty & Personal Care Indonesia diperkirakan menembus US$10,55 miliar pada 2026, dengan rata-rata pertumbuhan 5,52% per tahun hingga 2031. Segmen Personal Care mendominasi pasar tersebut dengan nilai mencapai US$4,43 miliar. Tingginya angka ini membuka peluang luas sekaligus menuntut ketersediaan mitra manufaktur yang sanggup memenuhi kualifikasi mutu serta tata kelola global.
Dalam industri personal care, praktik pembuatan produk secara bertanggung jawab (responsible manufacturing) telah bergeser dari sekadar nilai tambah menjadi standar bisnis utama. Dorongan ini dipicu oleh ekspektasi konsumen, regulator, dan perusahaan global yang menuntut rantai pasok transparan.
PT Mitrapak Eramandiri menjadi salah satu pelaku industri manufaktur kontrak (contract manufacturing) yang menerapkan prinsip tersebut. Perusahaan penyedia produk personal care, baby care, serta Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) ini beroperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur. Guna memastikan praktik rantai pasok yang etis, perusahaan mengadopsi standar SMETA (Sedex Members Ethical Trade Audit). Audit sosial global ini dikembangkan oleh Supplier Ethical Data Exchange (SEDEX) untuk mengelola data keberlanjutan operasional.
"Saat ini pemilik merek tidak lagi hanya menilai kualitas produk, tetapi juga bagaimana proses produksinya dijalankan. Audit SEDEX-SMETA membantu kami memastikan bahwa aspek ketenagakerjaan, kesehatan dan keselamatan kerja, etika bisnis, serta tata kelola operasional dijalankan sesuai praktik yang diakui secara internasional. Menurut kami, inilah fondasi penting untuk membangun kepercayaan jangka panjang dengan pelanggan," ujar Direktur Utama PT Mitrapak Eramandiri, Elizabeth.
Elizabeth menjelaskan bahwa penerapan pengadaan bertanggung jawab ini bertujuan meningkatkan daya saing perusahaan sebagai mitra manufaktur di pasar domestik maupun global. Komitmen etis tersebut memberikan posisi tawar yang lebih kuat dalam menjalin kemitraan bisnis.
Selain berfokus pada responsible sourcing, pembenahan tata kelola operasional dilakukan melalui pemenuhan sistem manajemen mutu. Mitrapak telah mengantongi sertifikasi ISO 22716:2007 terkait Good Manufacturing Practices (GMP) khusus industri kosmetik. Standar ISO 22716:2007 mengontrol seluruh tahapan produksi, mulai dari kontrol bahan baku, kebersihan area pabrik, pendokumentasian, hingga sistem penelusuran (traceability).
Langkah ini diambil demi menjaga konsistensi mutu dan keamanan produk akhir. Perusahaan juga menerapkan ISO 9001:2015 untuk manajemen mutu yang berfokus pada efektivitas proses bisnis, peningkatan kualitas berkelanjutan, dan pengelolaan risiko. Skema ini menjadi fondasi penting dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good governance).
Dari sisi regulasi nasional, pemenuhan standar produksi diperkuat lewat sertifikasi GMP dari BPOM RI. Perusahaan juga mengamankan Sertifikasi Grade A untuk Sistem Jaminan Produk Halal guna memberikan kepastian bagi konsumen.
"PT Mitrapak Eramandiri telah mempertahankan sertifikasi BRCGS (British Retail Consortium Global Standards) untuk kategori Consumer Products (Household) sejak 2016 sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan praktik manufaktur yang memenuhi ekspektasi pasar domestik maupun internasional. Bagi calon pemilik merek, sertifikasi BRCGS memberikan keyakinan bahwa setiap proses produksi terdokumentasi dan dilakukan dengan standar kualitas yang mampu menjaga kepercayaan konsumen," ujar Direktur Operasional PT Mitrapak Eramandiri Surabaya, Firman. Langkah yang ditempuh Mitrapak memperlihatkan bahwa adopsi standar SEDEX-SMETA serta ISO bukan sekadar pemenuhan formalitas sertifikasi. Penguatan sistem ini menjadi strategi penting dalam memenangkan persaingan industri manufaktur personal care Indonesia di pasar global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow