NASA Hentikan Misi Penyelamatan Teleskop Swift karena Masalah Operasional

Smallest Font
Largest Font

NASA menghentikan misi penyelamatan teleskop luar angkasa Neil Gehrels Swift Observatory setelah wahana penyelamat LINK mengalami masalah dan gagal menstabilkan orbit teleskop tersebut, dilansir dari Detik iNET. Misi penyelamatan yang diluncurkan pada 3 Juli lalu menggunakan roket Northrop Grumman Pegasus XL itu menghadapi kendala ketika LINK berputar tidak terkendali tiga minggu setelah peluncuran. Dengan kegagalan mendekati dan mendorong Swift ke orbit yang lebih aman, NASA memutuskan menghentikan misi penyelamatan, tetapi LINK tetap akan mencoba mendekati Swift untuk melatih operasi jarak dekat dan mendemonstrasikan kemampuan menangkap wahana antariksa lain.

NASA menggandeng perusahaan swasta Katalyst Space dengan kontrak senilai USD 30 juta sejak 2025 untuk misi ini, yang dianggap mustahil karena peningkatan aktivitas Matahari membuat orbit Swift menurun lebih cepat dari perkiraan.

"NASA harus bersedia bergerak cepat dan mengambil risiko cerdas ketika potensi imbalannya sepadan, dan itulah yang kami lakukan dengan misi ini," ujar Administrator NASA Jared Isaacman. Isaacman menambahkan, "Ini bukan hasil yang kami harapkan, tapi ini tidak mengubah alasan mengapa misi ini layak dicoba. Tim bergerak dengan kecepatan luar biasa untuk memberi Swift kesempatan melakukan lebih banyak penelitian ilmiah sekaligus menunjukkan kemampuan yang dibutuhkan Amerika untuk perawatan satelit di masa depan."

Teleskop Swift dirancang untuk mempelajari fenomena berenergi tinggi seperti ledakan sinar gamma dengan instrumen yang dapat mengamati sinar-X, ultraviolet, dan cahaya tampak. Teleskop yang diluncurkan pada 2004 ini awalnya hanya direncanakan beroperasi selama dua tahun, dan jika berhasil diselamatkan, NASA berharap Swift dapat beroperasi hingga setidaknya tahun 2030.

Saat ini, NASA hanya menunggu teleskop Swift perlahan turun dari orbitnya dan terbakar di atmosfer Bumi sebelum akhir tahun ini, lalu akan fokus mengembangkan opsi baru untuk reaksi cepat terhadap fenomena luar angkasa.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed