NASA Umumkan Empat Astronaut untuk Misi Artemis III di Houston
NASA resmi mengumumkan empat astronaut yang terpilih untuk mengemban misi Artemis III pada Selasa, 9 Juni 2026, di Johnson Space Center, Houston, Amerika Serikat. Pengumuman tersebut menandai dimulainya pelatihan spesifik selama satu tahun atau lebih bagi para kru sebelum peluncuran menuju orbit Bumi pada tahun depan. Para kru dijadwalkan menguji prosedur pertemuan dan dok dengan kapal pendarat bulan yang sedang dibangun oleh SpaceX dan Blue Origin sebagai tonggak sebelum pendaratan astronot di bulan pada 2028.
Misi Artemis III ini memiliki operasi yang serupa dengan penerbangan Apollo 9 NASA pada Maret 1969, yang menguji modul ekskursi bulan di orbit Bumi.
Peluncuran kru akan menggunakan kapsul Orion di atas roket Space Launch System milik NASA untuk menguasai operasi di orbit bulan sebelum pendaratan awak pertama Amerika setelah hampir 55 tahun. Langkah pengujian ini tetap berjalan di tengah pemulihan Blue Origin pasca-ledakan landasan peluncuran pada 28 Mei lalu yang menghancurkan roket New Glenn.
Insiden tersebut merusak fasilitas di Cape Canaveral Space Force Station dan menunda penerbangan Blue Moon Mark I, kapal kargo bulan tanpa awak yang dirancang sebagai pembuka jalan bagi versi berawak Mark II. Meskipun perusahaan milik Jeff Bezos tersebut menargetkan kembali terbang sebelum akhir tahun, belum dipastikan apakah roket New Glenn dan landasan 36 dapat beroperasi tepat waktu.
Sementara itu, SpaceX juga masih menyempurnakan roket Super Heavy-Starship miliknya, dan NASA tetap melanjutkan rencana misi Artemis III terlepas dari kesiapan pendarat tersebut. NASA memproyeksikan pembangunan pangkalan bulan di dekat kutub selatan akan dimulai pada periode 2029-2030 setelah peluncuran misi robotik serta misi Artemis IV dan V. Kawasan kutub selatan bulan dipilih karena memiliki kawah dingin yang menyimpan cadangan es sebagai sumber air, udara, dan bahan bakar roket di masa depan.
Program Artemis ini ditujukan untuk mengembalikan astronaut ke bulan pada akhir 2028 sekaligus memenangkan persaingan antariksa dengan China yang menargetkan mendaratkan taikonaut sebelum akhir dekade ini.
Mantan astronaut NASA, Butch Wilmore sempat membahas mengenai proses seleksi serta penyesuaian rencana misi akibat kendala dari Blue Origin yang berpotensi memperpanjang waktu di orbit bulan. "provide information on any impacts to the Artemis and moon base programs as it becomes available." kata Administrator NASA melalui unggahan di media sosial X.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow