New York Knicks Tekuk San Antonio Spurs Lewat Kebangkitan Bersejarah
New York Knicks menorehkan sejarah baru dalam kompetisi Final NBA setelah berhasil membalikkan ketertinggalan 29 poin untuk menumbangkan San Antonio Spurs dengan skor 107-106 pada laga keempat di Madison Square Garden, Rabu, 11 Juni 2026 malam waktu setempat.
Kemenangan dramatis ini membuat New York Knicks unggul 3-1 dalam seri berformat best-of-seven dan kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyegel gelar juara NBA pertama mereka sejak 1973.
Aksi tip-in dari OG Anunoby memanfaatkan kegagalan tembakan tiga angka Jalen Brunson saat laga menyisakan 1,2 detik menjadi penentu kemenangan dramatis New York Knicks setelah mereka sempat tertinggal jauh 52-81 pada kuarter ketiga.
Jalen Brunson tampil sebagai pencetak poin terbanyak dalam laga ini dengan torehan 36 poin, tujuh assist, dan tiga steal, disusul oleh OG Anunoby yang membukukan 33 poin, empat rebound, satu steal, serta satu block.
Di kubu lawan, San Antonio Spurs sempat tampil mendominasi di paruh pertama dengan mencetak rekor Final NBA berupa 14 tembakan tiga angka sukses hingga unggul 76-49 saat jeda pertandingan, sebelum akhirnya performa mereka merosot tajam di paruh kedua.
Sebelum drama gim keempat bergulir, San Antonio Spurs sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 setelah mencuri kemenangan 115-111 pada gim ketiga di tempat yang sama, yang sekaligus menghentikan rekor 13 kemenangan beruntun milik Knicks di babak play-off.
Bintang muda asal Prancis, Victor Wembanyama, menjadi motor serangan utama Spurs pada gim ketiga tersebut dengan mengemas 32 poin dan delapan rebound setelah melakukan ritual menenangkan pikiran dengan menggambar patung di taman kota sebelum pertandingan.
"Aku benar-benar mencoba untuk rileks. Babak play-off itu seperti pusaran angin yang dahsyat. Sulit rasanya untuk sekadar mengangkat kepala Anda dari dalam air," kata Victor Wembanyama dikutip dari AFP.
Pemain yang meraih gelar NBA Defensive Player of the Year tersebut menambahkan bahwa ketahanan fisiknya di fase pascamusim ini didapatkan dari latihan keras yang ia jalani secara konsisten selama masa jeda kompetisi demi menembus batas kemampuan diri.
"Saya ingat betul bagaimana saya berlari berputar-putar selama musim panas lalu, sampai otot paha belakang saya rasanya seperti terbakar. Namun, saya memilih terus bertahan karena saya ingin menembus batas kemampuan diri," kenang Victor Wembanyama.
Performa impresif yang ditunjukkan oleh pusat permainan San Antonio Spurs tersebut mendapat apresiasi tinggi dari sang pelatih, Mitch Johnson, yang menilai sang pemain selalu menunjukkan daya juang maksimal di lapangan.
"Saya yakin Victor memiliki banyak sumber motivasi. Tidak ada satu pun dari kami yang utsu mengejutkan atau mengharapkan hal lain selain performa kuat darinya. Dia selalu berada di garda terdepan dalam mode menyerang," puji Johnson.
Meskipun demikian, hasil positif pada gim ketiga gagal dipertahankan oleh Spurs pada gim keempat akibat produktivitas poin mereka yang tersendat, di mana skuad asuhan Mitch Johnson hanya mampu mencetak 14 poin pada kuarter ketiga dan 16 poin pada kuarter keempat.
Kekalahan pada gim ketiga sebelumnya sempat memicu evaluasi dari internal New York Knicks, namun Karl-Anthony Towns menegaskan bahwa timnya enggan menyalahkan kepemimpinan wasit atas hasil minor tersebut.
"Bukan faktor wasit yang membuat kami kalah. Kami kehilangan bola, tidak melakukan eksekusi dengan baik, dan gagal memperagakan apa yang membuat kami meraih 13 kemenangan beruntun. Begitulah cara Anda kalah dalam pertandingan," tegas Karl-Anthony Towns.
Senada dengan rekannya, OG Anunoby menggarisbawahi adanya celah dalam koordinasi serta pertahanan transisi tim yang membuat San Antonio Spurs leluasa mengendalikan permainan pada laga ketiga.
"Kami tidak terhubung seperti biasanya. Kami melakukan beberapa kesalahan mental, membiarkan poin-poin mudah terjadi, dan pertahanan transisi kami tidak sesuai dengan standar yang kami inginkan," kata OG Anunoby.
New York Knicks kini berpeluang untuk menutup seri final dan mengunci gelar juara dunia pada gim kelima yang dijadwalkan berlangsung di Frostbank Center, San Antonio, pada Sabtu, 13 Juni 2026 malam waktu setempat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow