Olahan Kulit Pisang Menyimpan Kalium dan Magnesium untuk Tanaman

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Pemanfaatan sisa bahan dapur seperti kulit pisang dapat diolah menjadi nutrisi tambahan untuk tanaman hias dan sayuran. Seperti dikutip dari Detik Food yang melansir Food NDTV, cairan hasil olahan kulit pisang yang dihaluskan bersama air mengandung mineral penting berupa kalium serta magnesium.

Kandungan kalium pada bahan organik ini berperan menunjang pertumbuhan tanaman agar tetap sehat. Selain memberikan manfaat ekologis melalui pengurangan limbah rumah tangga, olahan sederhana tersebut menjadi alternatif perawatan vegetasi yang hemat biaya.

Proses pembuatan larutan ini membutuhkan dua hingga tiga lembar kulit pisang, satu liter air bersih, blender, saringan halus, serta wadah penampung berupa botol atau stoples.

Langkah awal dimulai dengan memotong kulit pisang menjadi ukuran kecil guna mempermudah proses pemhancuran. Bahan yang telah dipotong kemudian diblender bersama air sampai halus, lalu disaring untuk memisahkan ampas dari cairan utamanya.

Apabila cairan hasil saringan terasa terlalu pekat, penambahan air dapat dilakukan untuk mengencerkannya sebelum dikucurkan ke media tanam.

Petunjuk Penggunaan dan Aturan Pemupukan

Pengaplikasian cairan nutrisi dilakukan dengan menuangkannya secara langsung di sekitar pangkal batang saat jadwal penyiraman. Penggunaan tidak disarankan dengan cara menyemprotkan larutan ke permukaan daun.

Penggunaan pot atau media tumbuh wajib memiliki saluran drainase yang berfungsi baik agar air tidak menggenangi area perakaran. Langkah pencegahan ini sangat krusial bagi tanaman dalam ruangan yang rentan mengalami pembusukan akibat kelebihan cairan.

Pemeriksaan kelembapan tanah harus dilakukan sebelum pemberian larutan. Pengelola tanaman perlu memastikan sisa air siraman dapat keluar dengan lancar melalui lubang bawah pot.

Pemberian cairan kulit pisang hendaknya tidak dilakukan pada setiap sesi penyiraman. Larutan ini tidak memiliki profil nutrisi selengkap produk pemupukan khusus pabrikan, mengingat tiap varietas tanaman mempunyai kebutuhan hara yang berbeda.

Pemberian cairan racikan ini berfungsi sebagai asupan tambahan berkala dan tidak ditujukan untuk menggantikan jadwal pemupukan rutin yang sudah berjalan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed