Pasukan Gabungan AS dan Nigeria Tewaskan Wakil Panglima ISIS

Smallest Font
Largest Font

Pasukan militer gabungan Amerika Serikat dan Nigeria berhasil menewaskan pemimpin senior sekaligus orang kedua dalam komando global kelompok ISIS, Abu Bilal al-Minuki, dalam sebuah operasi rahasia di Afrika pada Jumat (15/5/2026) malam waktu setempat.

Operasi militer yang menargetkan wakil komandan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui platform media sosial Truth Social setelah dirinya kembali ke Gedung Putih dari perjalanan dinas ke Beijing, Tiongkok.

"Malam ini, atas arahan saya, pasukan Amerika yang berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi yang direncanakan dengan cermat dan sangat kompleks untuk menyingkirkan teroris paling aktif di dunia dari medan perang," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Melalui tulisan tersebut, Trump memaparkan bahwa posisi Al-Minuki terdeteksi oleh intelijen AS meskipun sang buronan mencoba bersembunyi di daratan Afrika.

"Abu-Bilal al-Minuki, orang kedua dalam komando ISIS secara global, mengira dia bisa bersembunyi di Afrika, tetapi dia tidak tahu bahwa kami memiliki sumber yang terus memberi tahu kami tentang apa yang dia lakukan," imbuh Trump, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/5/2026).

Presiden AS menambahkan bahwa kematian petinggi ISIS ini akan menghentikan ancaman teror terhadap masyarakat Afrika serta memangkas pergerakan logistik kelompok radikal tersebut.

"Dia tidak akan lagi meneror rakyat Afrika, atau membantu merencanakan operasi untuk menargetkan warga Amerika," kata Trump.

Gedung Putih menegaskan dampak dari serangan kolaboratif ini akan melumpuhkan jaringan koordinasi internasional yang dimiliki oleh kelompok militan tersebut.

"Dengan pembunuhannya, operasi global ISIS sangat berkurang," imbuhnya.

"Malam ini, atas arahan saya, pasukan Amerika yang gagah berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi yang direncanakan cermat dan sangat kompleks untuk melenyapkan teroris paling aktif di dunia dari medan perang," katanya di media sosial Truth dikutip dari New York Post.

Trump juga menyatakan bahwa informasi pergerakan target berhasil dikumpulkan berkat jaringan informan yang dimiliki oleh militer Amerika Serikat.

"Abu Bilal Al-Minuki, orang kedua dalam komando ISIS secara global, mengira dia bisa bersembunyi di Afrika, tetapi dia tidak tahu bahwa kami memiliki sumber yang terus memberi tahu kami tentang apa yang dia lakukan," ujarnya.

"Malam ini, atas arahan saya, pasukan Amerika yang gagah berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi yang direncanakan dengan cermat dan sangat kompleks untuk melenyapkan teroris paling aktif di dunia dari medan perang," tulis Trump di platform Truth Social dan dikutip dari Miami Herald, Sabtu, 16 Mei 2026.

Terkait keberhasilan taktis ini, Trump menyampaikan apresiasinya kepada otoritas Abuja yang telah memfasilitasi pergerakan personel militer di lapangan.

"Abu Bilal al-Minuki, orang kedua dalam komando ISIS secara global, mengira dia bisa bersembunyi di Afrika. Tetapi dia tidak tahu bahwa kami memiliki sumber yang terus memberi tahu kami tentang apa yang dia lakukan," ujar Trump.

Al-Minuki sendiri telah masuk dalam daftar teroris global oleh Departemen Luar Negeri AS sejak tahun 2023 karena perannya memimpin ISIS di wilayah Sahel serta mengatur pendanaan global organisasi.

Hingga laporan ini diturunkan, Pentagon dan Komando Afrika AS memilih tidak memberikan komentar resmi mengenai rincian taktis serangan udara maupun lokasi spesifik operasi tersebut dijalankan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed