Pebalap Keluhkan Rencana Penerapan Radio Komunikasi MotoGP 2027

Smallest Font
Largest Font

Penyelenggara MotoGP tengah mengembangkan sistem radio komunikasi untuk para pebalap yang ditargetkan mulai beroperasi pada musim 2027, meski teknologi baru ini memicu keluhan dari sejumlah pebalap, seperti dilansir dari Detik Oto.

Sistem komunikasi digital berbasis IP tersebut dirancang khusus oleh pihak penyelenggara untuk menyampaikan informasi penting secara serentak, terutama saat kondisi darurat seperti kemunculan bendera merah di lintasan.

Pengembangan teknologi ini menuai penolakan karena tingkat kebisingan mesin motor MotoGP yang hampir menyentuh batas 130 desibel FIM, sehingga pebalap mengandalkan penyumbat telinga untuk menjaga konsentrasi serta melindungi pendengaran.

Pebalap Red Bull KTM, Brad Binder, menyampaikan keluhannya usai menguji perangkat komunikasi tersebut di lintasan Aragon.

"Suaranya sangat bising. Saat semua motor meraung hingga batas putaran mesin di grid start, suasananya begitu intens. Itulah sebabnya Anda merasa terbantu dengan adanya penyumbat telinga," ujar Binder.

Meskipun ada hambatan dari pebalap reguler, pihak internal KTM tetap mendorong kelanjutan proyek penyesuaian teknologi ini demi perkembangan balapan.

Pebalap penguji KTM, Pol Espargaro, memahami tekanan konsentrasi yang dialami para pebalap di lintasan saat menerima inovasi baru.

"Tidak selalu mudah mengembangkan sesuatu bersama para pebalap yang sepenuhnya fokus pada balapan dan semuanya berkata: 'Saya tidak ingin ada hal baru, saya tidak ingin mencoba apa pun.' Saya berkata kepada Sergi: teruslah maju," kata Espargaro.

Tantangan utama proyek ini terletak pada integrasi mikrofon dan earplug tanpa melanggar standar keselamatan homologasi helm FIM yang baru.

Senior Director of Media Production Technology MotoGP Group, Sergi Sendra, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam perancangan sistem komunikasi ini.

"Tahap awal melibatkan pebalap dan sistem komunikasi independen. Kemudian muncul tantangannya: bagaimana cara memasang mikrofon dan earplug tanpa mengganggu homologasi helm? Itu adalah kendala besar, karena FIM memiliki standar keselamatan baru," kata Sendra.

Pengembang sempat menguji perangkat in-ear, speaker, hingga bone conduction, namun membatalkannya karena dinilai tidak nyaman saat berkendara.

Solusi terbaru kini menggunakan material lebih lembut yang ditempatkan pada bagian hump baju balap untuk menghubungkan 22 pebalap serta 11 tim MotoGP melalui pengujian intensif oleh sejumlah pebalap penguji.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed