Pekerja di China Mengidap Rhabdomyolysis Usai Dihukum 200 Squat

Smallest Font
Largest Font

Seorang konsultan keuangan muda berinisial Yang terpaksa menjalani perawatan medis intensif di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, setelah mengalami kerusakan otot parah akibat dihukum melakukan 200 kali squat oleh atasannya pada akhir Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Hukuman fisik tersebut diberikan lantaran Yang gagal memenuhi kuota harian pekerjaan telesales di perusahaan penyedia pinjaman tempatnya bekerja. Atasannya memberikan opsi denda 50 yuan per tugas yang tidak selesai atau hukuman squat, dan Yang memilih squat karena keterbatasan dana serta takut dipecat.

Lima hari pascamenjalani hukuman tersebut, Yang baru pergi ke rumah sakit setelah tidak sanggup berjalan tegak dan warna urine-nya berubah menjadi gelap. Tim medis kemudian mendiagnosis Yang mengidap rhabdomyolysis, yakni kondisi hancurnya jaringan otot yang berpotensi memicu gagal ginjal akut akibat pelepasan protein beracun ke aliran darah.

Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar creatine kinase dalam darah Yang mencapai 16.000 U/L, melampaui batas konfirmasi diagnosis medis sebesar 1.000 U/L. Yang berhasil terhindar dari kerusakan ginjal permanen dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tersebut setelah diwajibkan menjalani perawatan serta istirahat total.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed